Seni Ketoprak di Era Modernisasi (Studi Kasus di Lingkungan Balekambang Kodya Surakarta).

Evie Nur Afifah

Abstract

Evie Nur Afifah. K8410022. SENI KETOPRAK DI ERA MODERNISASI (Studi Kasus Di Lingkungan Balekambang Kodya Surakarta). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. 2014.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi seni ketoprak di era modernisasi. Lokasi penelitian ini dilakukan di Taman Balekambang Kota Surakarta dengan alasan hingga kini masih mempertahankan seni Ketoprak sebagai salah satu warisan budaya bangsa.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer yakni wawancara dengan informan dan sekundernya yakni observasi dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan cuplikan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara mendalam (in dept interviewing) dengan 11 informan yang terdiri dari pemain, ketua, sesepuh, penonton dan pemerintah kota. Uji validitas data dengan trianggulasi data (sumber). Teknik analisis menggunakan model analisis data interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini seni Ketoprak semakin terpinggirkan di tengah arus modernisasi sebab masyarakat khususnya generasi muda beranggapan bahwa seni Ketoprak sudah ketinggalan jaman. Masyarakat cenderung memilih siaran televisi sebab dalam penyajiannya lebih menarik. Padahal sebenarnya fungsi Ketoprak dan televisi itu sama-sama menyampaikan pesan kepada masyarakat. Setiap pertunjukan digelar penonton yang menyaksikan hanya sedikit hanya. Faktor yang mendorong para pemain tetap bertahan dalam era modern adalah adanya rasa memiliki dan mereka ingin melestarikan budaya agar generasi muda tidak melupakan sejarah bangsa. Faktor penghambat dalam era modern adalah aturan atau pakem yang masih kaku, kurangnya fasilitas untuk pementasan, sarana publikasi yang minim, dan kurangnya perhatian pemerintah. Di era modern ini para pemain harus menyesuaikan dengan pola pemikiran anak muda agar seni Ketoprak kembali diterima dan digemari masyarakat khususnya generasi muda.Kesimpulan dari penelitian ini adalah seni Ketoprak Balekambang merupakan salah satu kesenian tradisional yang masih bertahan dalam era modern seperti sekarang. Meskipun pada Kenyataannya seni ini semakin ditinggalkan masyarakat khususnya generasi muda. Nilai yang dipertahankan dalam seni Ketoprak adalah nilai moral, sosial-kultural, nilai pendidikan dan nilai estetika. Berbagai cara ditempuh untuk melestarikan seni Ketoprak antara lain melalaui iklan di media massa baik media cetak maupun elektronik serta melakukan pentas keliling.

Metrics

  • 51 views
  • 36 downloads

Journal

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi is a biannual, peer-reviewed, open acc... see more