Metrics

  • visibility 467 views
  • get_app 182 downloads
description Journal article public Jurnal Rekayasa Sipil Politeknik Negeri Andalas

Kestabilan Lereng Berdasarkan Intensitas Curah Hujan Dan Permeabilitas Tanah

Liliwarti Liliwarti, Silvia Nengsih, Satwarnirat Satwarnirat
Published 2016

Abstract

Kadar air merupakan faktor yang dominan mempengaruhi kestabilan lereng terutama yang diakibatkan oleh air hujan. Kampus Unand dan Politeknik yang terletak dilereng bukit merupakan lokasi yang berpotensi longsor terutama bangunan yang berada dekat lereng. Intensitas curah hujan dan permeabilitas tanah sangat mempengaruhi kestabilan suatu lereng. Sehingga perlu adanya tinjauan kestabilan lereng di kampus Limau manis Padang. Intensitas curah hujan dihitung berdasarkan stasiun curah hujan terdekat dari lokasi penelitian yaitu stasiun Batu busuk dan Gunung Nago.Pemodelan laboratorium lereng, dibuat dilaboratorium dengan sudut kemiringan 400, dengan pemberian curah hujan terhadap sampel tanah dilaboratorium mulai dari intensitas curah hujan 0.005 l/dt, 0.004 l/dt, dan 0.003 l/dt ( sesuai dengan intensitas curah hujan di lokasi Politeknik dan Unand), hujan berlangsung selama 60 menit, 90 menit, 180 menit dan 240 menit.Berdasarkan Pengujian Laboratorium terhadap tanah yang diberi hujan Lokasi I ( Politeknik dan Lokasi 2 (Unand), tidak terjadi pergerakan lereng, karena volume air hujan yang masuk kedalam tanah sangat kecil, hal ini disebabkan permeabilitas tanah sangat kecil, sehingga volume air hujan lebih dominan merupakan aliran permukaan yang mengalir langsung ke sungai terdekat. Kata Kunci : curah hujan, permeabilitas, kestabilan lereng

Full text

 

Metrics

  • visibility 467 views
  • get_app 182 downloads