Efek Pengunyahan Permen Karet Gula Dan Xylitol Terhadap Status Saliva

Lisna Kurnia Rezky • Juni Handajani
Journal article Majalah Kedokteran Gigi Indonesia • August 2011

Download full text
(Bahasa Indonesia, 4 pages)

Abstract

Latar belakang. Rongga mulut sebagai pintu masuk makanan ke dalam tubuh selalu dibasahi oleh saliva setiap harinya. Saat ini banyak produk permen karet yang beredar di masyarakat yang mengandung gula dan xylitol. Banyak orang yang gemar mengunyah permen karet dengan kurang memperhatikan komposisinya baik yang mengandung gula ataupun xylitol sehingga kurang mengetahui efek masing-masing jenis permen karet tersebut terhadap kesehatan rongga mulut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pengunyahan permen karet gula dengan permen karet xylitol terhadap status saliva yang terdiri dari volume, pH, dan viskositas saliva. Metode penelitian. Subjek penelitian berjumlah 30 orang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing 10 orang, terdiri dari kelompok mengunyah permen karet gula, xylitol, dan kontrol dengan mengunyah apel. Pengambilan saliva dilakukan pagi hari dan siang hari. Subjek mengunyah 2 butir permen karet dan tidak diperbolehkan untuk makan dan minum 1 jam sebelum mengunyah. Subjek diinstruksikan meludah ke dalam pot saliva selama 10 menit dalam interval setiap 1 menit. Pengukuran volume saliva menggunakan pipet volume, pH saliva dengan menggunakan pH meter, dan viskositas saliva dengan menggunakan viskometer Ostwald hari ke-1 dan ke-4. Analisis data dengan uji statistik Mann-Whitney. Hasil. penelitian menunjukkan adanya peningkatan bermakna volume dan viskositas saliva pada pengunyahan permen karet xylitol dan gula. Derajat keasaman (pH) saliva menurun setelah mengunyah permen karet gula sedangkan pada perm en karet xylitol relatif stabil. Disimpulkan bahwa permen karet xylitollebih baik untuk kestabilan status saliva dibandingkan permen karet gula.

Metrics

  • 41 views
  • 17 downloads