Analisis Perbandingan Fitoplankton Dominan Pada Peningkatan Salinitas Dalam Tahapan Pembuatan Garam Dan Kultur Skala Laboratorium

Nela Sukmawati • Prijadi Soedarsono • Siti Rudiyanti
Journal article Jurnal Management of Aquatic Resources • 2013

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Salinitas merupakan salah satu faktor pembatas yang mempengaruhi jenis fitoplankton. Fitoplankton yang mampu hidup di salinitas tinggi memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah mengetahui jenis fitoplankton pada berbagai salinitas dalam tahapan pembuatan garam, membuktikan bahwa kista fitoplankton dapat ditumbuhkan kembali dalam salinitas yang sesuai untuk pertumbuhannya, dan mengetahui salinitas terbaik untuk pertumbuhan kista fitoplankton dominan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode observasi lapangan untuk mendapatkan data primer dan metode eksperimental dengan menerapkan cara pengambilan sampel dan teknik kultur fitoplankton skala laboratorium. Tahapan pembuatan garam terdiri dari air yang dialirkan ke dalam tiga kolam utama yaitu kolam penampungan (40 ‰), kolam pengendapan dan evaporasi (110 ‰), serta kolam kristalisasi (hari ke-1 hingga hari ke-3 berturut-turut 150, 210, 275 (‰)). Jenis fitoplankton dalam tahapan adalah Microcystus sp., Oscillatoria sp., Anabaena sp., Lyngbya sp., Pleurosigma sp., Nitzschia sp., Naviculla sp., Rhizosolenia sp., dan Chlorella sp. Hasil kultur dari garam yaitu semua jenis fitoplankton tidak dapat tumbuh pada salinitas yang sesuai dengan tahapan pembuatan garam. Pada salinitas 25, 30, dan 35 (‰), fitoplankton dominan dalam tahapan pembuatan garam dan kultur dari garam adalah sama genusnya yaitu Microcystus sp. Hal tersebut menunjukkan bahwa kista dapat ditumbuhkan kembali dalam media yang cocok untuk pertumbuhannya. Dari analisis data didapatkan bahwa salinitas terbaik untuk menumbuhkan Microcystus sp. adalah 25 ‰.

Metrics

  • 176 views
  • 373 downloads

Journal

Jurnal Management of Aquatic Resources

Jurnal Management of Aquatic Resources (MAQUARES) diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Sumber... see more