Metrics

  • visibility 77 views
  • get_app 50 downloads
description Journal article public Power Elektronik

Transfer Switch Pada Generator Sebagai Energi Pengganti Kajian Terhadap Kelayakan Sarana "Emergency Exit" Pada Bangunan-bangunan Pusat Perbelanjaan Di Yogjakarta

Ir Tohari Elektro
Published 2012

Abstract

Kajian ini membahas kelayakan evakuasi saat terjadi keadaan darurat. Pentingnya jalan keluar keadaan darurat dimaksudkan agar apabila terjadi keadaan darurat misalnya bahaya kebakaran, gempa bumi, huru hara dan kondisi darurat lainnya dapat segera dilakukan terhadap penghuninya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui apakah spesifikasi bentuk fisik, fungsi, tata letak serta komponen-komponen "Emergency Exit" pada bangunan pusat perbelanjaan di Jogjakarta telah memenuhi persyaratan kecepatan dan keamanan sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum No.10/KPTS/2000, peraturan menteri Pekerjaan Umum No.26/PRT/M/2008, tentang persyaratan Teknis Sistem proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan, dan teori-teori lain yang mendukungnya.Objek pengamatan untuk studi ini dilaksanakan di dua lokasi pusat perbelanjaan, yang mempunyai klasifikasi berbeda, yaitu bangunan pusat perbelanjaan RM dan bvangunan pusat perbelanjaan AP. Dalam pengambilan data menggunakan metode observasi, interview dengan kepala M & E, dan dengan dokumentasi. Selanjutnya dilakukan pengkajian dengan mengevaluasi data yang ada di lapangan dengan keputusan menteri Pekerjaan umum No.10/KPTS/2000 peraturan menteri pekerjaan umum No.26/PRT/M/2008 , tentang persyaratan teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan, serta teori-teori lain yang mendukung.Pada 2 kasus bangunan pusat perbelanjaan di Jogjakarta secara umum dalam perencanaan dan operasionalnya sudah memprtimbangkan aspek keamanan dan kecepatan dalam perencanaan tindakan evakuasi pada waktu terjadi keadaan darurat. Walaupun ada beberapa catatan untuk kesempurnaan system evakuasi pada bangunan tersebut, namun terdapat beberapa perbedaan kondisi "emergency exit" antara bangunan pusat perbelanjaan yang merupakan pengembangan dari bangunan pertokoan biasa (kasus RM), denagan gedung pusat perbelanjaan yang khusus direncanakan untuk fungsi itu (kasus AP), kondisi dan spesifikasi "emergency exit" nya ternyata lebih terencana dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dengan kasus bangunan RM.

Full text

 

Metrics

  • visibility 77 views
  • get_app 50 downloads