Implementasi Legal Drafting dalam Proses Penyusunan Peraturan Daerah Kabupaten/kota (Studi pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dprd) Kabupaten Bungo)

Stia Setih Setio Muara Bungo, Nanang Al Hidayat, S.H., M.H
Journal article Serambi Hukum • July 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 27 pages)

Abstract

Legal Drafting merupakan konsep dasar tentang penyusunan peraturan Perundang-undangan yang berisi tentang naskah akademik hasil kajian ilmiah beserta naskah awal peraturan Perundang-undangan yang diusulkan. Sedangkan pembentukan peraturan Perundang-undangan adalah proses pembuatan peraturan Perundang-undangan yang pada dasarnya dimulai dari perencanaan, persiapan, teknik penyusunan, Perumusan, pembahasan, pengesahan, pengundangan, dan penyebarluasan. Tegasnya, kegiatan legal drafting adalah dalam rangka pembentukan peraturan Perundang-undangan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi legal drafting dalam proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota di Sekretariat DPRD Kabupaten Bungo. Selain itu penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan yang dihadapi oleh sekretariat DPRD Kabupaten Bungo dalam mengimplementasikan legal drafting pada proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota. Tujuan terakhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh sekretariat DPRD Kabupaten Bungo untuk mengatasi hambatan mengimplementasikan legal drafting pada proses penyusunan peraturan daerah.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrptif dengan analisis data kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bungo dan staf ahli dan seluruh staf pegawai sekretariat DPRD Kabupaten Bungo. Sedangkan sampel atau unit analisis dalam penelitian ini berjumlah tiga belas orang yang pengambilannya dengan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data, observasi dan wawancara dilakukan oleh peneliti. Setelah data terkumpul, data tersebut dianalasis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi legal drafting dalam proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota di Sekretariat DPRD Kabupaten Bungo yaitu: (1). Perencanaan Peraturan Daerah (2). Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (3). Pengesahan dan Penetapan (4). Pengudangan. Kemudian hambatan yang dihadapi oleh sekretariat DPRD Kabupaten Bungo dalam mengimplementasikan legal drafting pada proses penyusunan peraturan daerah Kabupaten/Kota yaitu: (1). Keterbatasan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dalam perancangan peraturan daerah (2). Pemahaman teknik menyusunan Rancangan Peraturan Daerah yang masih lemah (3). Perda tidak dilengkapi dengan Naskah Akademik. Upaya untuk mengatasi hambatan tersebut adalah 1) Meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan keahlian marancang Peraturan Daerah (2). Meningkatkan kemampuan teknik menyusunan Rancangan Peraturan Daerah. (3). Mencamtumkan Naskah Akademik.

Metrics

  • 4365 views
  • 3392 downloads

Journal

Serambi Hukum

Jurnal Serambi Hukum berisi hasil laporan penelitian, baik penelitian dasar, terapan maupun penel... see more