Implementasi Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen terhadap Bisnis Online

Mira Erlinawati, Widi Nugrahaningsih
Journal article Serambi Hukum • July 2017

Abstract

Kegiatan bisnis online saat ini sering dimanfaatkan banyak orang, dan pada perkembangannya Ada konflik antara penjual dan pembeli terkait transaksi online. Tujuan penelitian ini; Untuk mengetahui implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) terkait bisnis online, dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi efektifitas UUPK terhadap bisnis online. Metode penelitian, yaitu empiris didukung data normatif. Pendekatan penelitian yaitu kualitatif, teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian, bahwa UUPK dan UU No.11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UUITE) agar konsumen bisa aktif agar konsumen yang ingin mengeluh, datang ke kantor LPKSM untuk konsultasi. Jika konsumen memberi kuasa kepada LPKSM, LPKSM kemudian membuat surat kuasa yang ditandatangani dan disetujui oleh konsumen LPKSM, tindakan yang dilakukan terlebih dahulu dengan upaya kekeluargaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas UUPK yaitu; Pemerintah kurang responsif terhadap perkembangan masyarakat dalam transaksi elektronik, tidak adanya peraturan yang secara teknis memberikan perlindungan kepada konsumen terhadap adanya transaksi online, pelaku USAha dan konsumen tidak memahami hak dan kewajibannya. Kesimpulan dari penelitian ini, LPKSM sebagai perpanjangan dari pemerintah telah aktif namun tidak ada kebijakan yang secara teknis mengatur dan melindungi konsumen dalam transaksi elektronik, faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas UUPK adalah pemerintah yang kurang responsif, ketidaktahuan terhadap Konsumen dan pelaku USAha terkait hak dan kewajibannya

Metrics

  • 2417 views
  • 3328 downloads

Journal

Serambi Hukum

Jurnal Serambi Hukum berisi hasil laporan penelitian, baik penelitian dasar, terapan maupun penel... see more