Upaya Menekan Jumlah Lemak Tubuh Dan Gas Amonia Ekskreta Itik Melalui Manajemen Pakan Probiotik

N. G. K. Roni • E. Puspani • I. G. N. G. Bidura
Journal article Majalah Ilmiah Peternakan • 2015 Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi kultur Saccharomyces spp. dalam ransumsebagai upaya untuk menekan jumlah lemak tubuh dan gas ammonia ekskreta itik, dilaksanakan di Tabanan,Bali. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan enam kaliulangan. Tiap ulangan menggunakan enam ekor itik Bali jantan umur dua minggu dengan berat badan homogen.Ransum yang diberikan selama penelitian disusun dengan kandungan protein kasar 18% dan energi termetabolis2900 kkal/kg tanpa suplementasi kultur Saccharomyces spp. sebagai kontrol (A); suplementasi masing-masing:0,10%, 0,20%, dan 0,30% kultur Saccharomyces spp. dalam ransum kontrol, masing-masing sebagai perlakuanB, C, dan D. Ransum dan air minum selama penelitian diberikan secara ad libitum. Variabel yang diamati adalahkonsumsi ransum, berat potong, lemak abdomen, dan kadar gas amonia ekskreta. Hasil penelitian menunjukkanbahwa suplementasi kultur Saccharomyces spp. dalam ransum basal pada level 0,20% (C) dan 0,30% (D) secaranyata (P<0,05) dapat meningkatkan berat potong itik dibandingkan dengan tanpa suplementasi (A). Akan tetapi,jumlah lemak abdomen, kadar kolesterol plasma, dan kadar gas amonia ekskreta itik nyata (P<0,05) lebih rendahdaripada kontrol. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi kultur Saccharomyces spp. yang diisolasi dari ragi tapedalam ransum basal pada level 0,20-0,30% dapat meningkatkan bobot potong dan menurunkan jumlah lemakabdomen tubuh, serta kadar gas amonia dalam ekskreta itik Bali jantan umur 2-8 minggu.

Metrics

  • 30 views
  • 7 downloads

Journal

Majalah Ilmiah Peternakan

Majalah Ilmiah Peternakan is an open access, peer-reviewed journal that publishes original resear... see more