Kekerasan terhadap Anak dalam Keluarga dalam Perspektif Fakta Sosial

Sandhi Praditama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor yang meneyebabkan terjadinya kasus kekerasan terhadap anak dalam keluarga.Penelitian ini dilaksanakan Desa Klunggen Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri dengan teknik pemilihan informan berupa purposive sampling. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah orangtua yang telah memiliki anak selama lebih dari 15 tahun, orangtua dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda, masyarakat di Desa Klunggen, dan anak – anak yang tinggal di lingkungan tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini diawali dengan pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan terakhir menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kekerasan terhadap anak terjadi dalam keluarga ada tiga yaitu, (1) Pewarisan kekerasan antar generasi (2) Kekerasan terhadap anak dalam keluarga sulit diungkap ke ruang publik (3) Latar belakang budaya (Adanya hubungan kedudukan dalam masyarakat yang selalu menempatkan anak dalam posisi terbawah).Teori fakta sosial Durkheim menjelaskan bahwa anak sebagai individu yang lemah selalu diposisikan terbawah dalam masyarakat. Sehingga semua yang dia lakukan harus sesuai dengan apa yang diperintahkan dan diajarkan oleh orang dewasa/orangtua dalam keluarga. Ketika anak melakukan sesuatu yang diluar aturan orang dewasa tersebut, maka anak tersebut akan mendapat sanksi dari perbuatannya.

Metrics

  • 113 views
  • 39 downloads

Journal

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi

Sosialitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosiologi-Antropologi is a biannual, peer-reviewed, open acc... see more