Metrics

  • visibility 416 views
  • get_app 1144 downloads
description Journal article public Jurnal Ilmiah IKIP Gunungsitoli

Analisis Penyebab Menurunnya Penerapan Fangowai dan Fame'e Afo dalam Pesta Adat Perkawinan di Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara: Kajian Sosiolinguistik

Nursayani Maruao
Published 2014

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) apa penyebab menurunnya penerapan budaya fangowai dan fame'e afo dalam pesta adat perkawinan di Kecamatan Lotu?; 2) bagaimana peranan pengetua adat, masyarakat dan pemerintah untuk mempertahankan budaya fangowai dan fame'e afo dalam pesta adat perkawinan di Kecamatan Lotu?; 3) apa hambatan yang dihadapi dalam melestarikan budaya fangowai dan fame'e afo di Kecamatan Lotu?. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan penyebab menurunnya penerapan budaya fangowai dan fame'e afo dalam pesta adat perkawinan di Kecamatan Lotu; 2) untuk mendeskripsikan peranan pengetua adat, masyarakat dan pemerintah untuk mempertahankan budaya fangowai dan fame'e afo dalam pesta adat perkawinan di Kecamatan Lotu; 3) untuk mendeskripsikan berbagai hambatan yang dihadapi dalam melestarikan budaya fangowai dan fame'e afo di Kecamatan Lotu. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif yaitu pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan objek penelitian yang mencakup penyebab menurunnya penerapan budaya fangowai dan fame'e afo. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Lotu yang terdiri dari 13 desa yang berjumlah 12.829 jiwa sedangkan sampel diambil sebanyak 10% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 100 KK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab menurunnya penerapan budaya fangowai dan fame'e afo dalam pesta adat perkawinan di Kecamatan Lotu, yaitu: 1) perkembangan pengetahuan dan kepentingan masyarakat terutama generasi muda sekarang, pikirannya terpusat di lingkungannya, 2) orang tua sekarang mempunyai kesibukan yang banyak sehingga tidak ada waktu untuk menceritakan/mengajarkan tentang adat-istiadat dan budaya masyarakat Nias kepada anak-anaknya, 3) merantau, kawin dengan suku lain, dalam pelaksanaan pesta tidak mencerminkan adat Nias, 4) pengaruh budaya dari luar 5) generasi muda sekarang tidak lagi memahami budaya masyarakat Nias, karena tidak diwariskan secara turun-temurun, 6) banyak orang tua sekarang ini yang pengalamannya sangat kurang tentang budaya Nias sehingga pelaksanaan adatnya apa adanya saja, yang penting diingat tapi tidak dilaksanakan.

Full text

 

Metrics

  • visibility 416 views
  • get_app 1144 downloads