Efektifitas Terapi Murottal Terhadap Penurunan Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif

Chunaeni, Siti • Lusiana, Arum • Handayani, Esti

Abstract

Nyeri selama persalinan umumnya terasa hebat, dan hanya 2-4% ibu saja yang mengalami nyeri ringan selama persalinan, pada kala I fase aktif akan terjadi peningkatan rasa nyeri, hal itu dikarenakan amplitudo makin kuat sampai 60 mmHg, frekuensi 2-4 kali / 10 menit, lama 60-90 detik. untuk menurunkan nyeri pada persalinan, baik metode farmakologis (menggunakan obat-obatan) maupun nonfarmakologis (secara tradisional) salah satunya dengan murattal. Tujuan untuk mengetahui efektifitas terapi murattal terhadap penurunan intensitas nyeri kala I fase aktif. Populasi pada ibu bersalin 59,dengan purposive sampling diperoleh 49 sample yang memenuhi criteria inklusi. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment dengan katagori desain pre-test dan post-test group. Penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah terapi sebesar skala 3, dari skala nyeri 5,22 ( Nyeri Sedang) menjadi skala nyeri 2.47 (Nyeri Ringan). Hasil uji statistik didapatkan median intensitas nyeri sebelum diberikan terapi murottal Al Quran adalah 5,22 dengan standar deviasi 1,624. Sedangkan intensitas nyeri setelah diberikan terapi murattal diperoleh hasil median sebesar 2,45 dengan standar deviasi 1,100. Berdasar uji statistic di peroleh p value 0,001 (p<?), hasil ini berarti menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara median intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian terapi murattal. Pada ibu bersalin kala I fase aktif dapat diberikan terapi murattal Al Quran ( qori Muhammad Taha Al-Junayd) yang diberikan selama 60 menit pada ibu bersalin dengan pembukaan ? 4 cm dan ? 8 cm untuk mengurangi nyeri yang dirasakan oleh ibu bersalin tersebut.

Metrics

  • 5 views
  • 1 download

Conference

Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2016

Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiah (AIPKEMA) mengundang tenaga kes... see more