Strategi Pemberdayaan USAha Kecil (Uk) Menuju Kemandirian USAha dengan Menerapkan Manajemen Profesional

Chalimah, Chalimah • Sakhowi, Akhmad
Conference paper Seminar Nasional Indocompac • May 2016

Abstract

Usaha kecil (UK) sebagai sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, namun sering mengalami beberapa masalah. Kondisi ini memunculkan tantangan pelaku UK untuk dapat menciptakan organisasi dengan daya saing tinggi serta kinerja yang memadai. Tujuan penelitian mengkaji fenomena yang mempengaruhi kesulitan UK sehingga perlu ditindaklanjuti dengan kajian organisasi, pemasaran, strategi UK yang dapat mempengaruhi proses pengembangan UK yang tangguh, mandiri dan sehat. Kajian dilakukan dengan menggunakan metode casestudy dengan sampel 105 UK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) Tingkat keberdayaan UK masih di bawah standar (kurang dari 50%). Indikator keberdayaan tersebut meliputi akses USAha, pasar, dan teknologi, (b) Prioritas pengembangan USAha kecil dilakukan dengan membuka peluang pasar, melakukan pelatihan dalam upaya membudayakan kewirausahaan serta menyediakan rumah dagang dan pemasaran USAha kecil (workshop). Pengembangan USAha kecil dapat dilakukan melalui Strategi pemberdayaan yang melibatkan secara aktif pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, swasta, dan pelaku USAha kecil, dan (c) Strategi pemberdayaan UK dengan melakukan tindakan Nyata yang didasarkan pada prioritas/kritikal jangka pendek dan jangka panjang. (d) Prioritas yang perlu dilaksanakan adalah memberikan pelatihan manajemen dan kreativitas berproduksi, merintis rumah dagang, memetakan peluang Corporate Social Responsibilty (CSR), pelatihan penerapan teknologi tepatguna. Kata kunci : strategi pemberdayaan, aspek USAha, aspek pasar, dan aspek tekonologi. Small businesses(SB) has twodimensionscontradictory, as asectorthat absorbslabor, onthe other handthe SB oftenencountered some problems; such aspoor management, marketing difficulties, inadequatefacilities, capital, and entrepreneurial spiritlow. Thisconditionraiseschallenges for SB actorstobe able tocreatean organizationthat has thecapabilityand high competitivenessandadequate performance. The purpose ofthis paper was: examines the phenomenonthat affectsSBdifficulties: business ,market, and technology access whichcanaffect theprocesstowardsthe development ofSBstrong, independentand healthy. These results indicatethat (a) SBempowermentlevelsin the study areais still low. This is evidenced byindicators ofempowermentthat isstillbelow the standard(less than50%). Theempowermentindicatorsincludeaccess tothe business, market, andtechnology, (b) Priority ofSB developmentis doneby opening upmarket opportunities, trainingas an effort tocultivateentrepreneurship, and providingtradehomeand SB marketing (workshop). SB developmentcanbe donethrough empowerment strategy actively involving government, NGOs, academia, private sectorss, and SB actors, (c)SB empowermentstrategyinPekalongan city withrealactionwhich is based onthe priority /critical in short -termandlong-term. Forpriorityto be implementedis to providetraining in management andproductioncreativity, pioneeringtrading house, chartedCSRopportunities, applicationof appropriatetechnology training.

Metrics

  • 8 views
  • 1 download

Conference

Seminar Nasional Indocompac

Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC berisi artikel-artikel yang berkaitan dengan Urgensi Bisni... see more