Kajian Strategi Investasi di Kota Batam melalui Implementasi Teknik Fishbein

Lu Sudirman • Wisnu Yuwono
Conference paper Seminar Nasional Indocompac • May 2016

Download full text
(Bahasa Indonesia, 18 pages)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temuan-temuan baru tentang sikap dan perilaku investor dalam berinvestasi di Kota Batam. Hasil dari penelitian ini adalah berupa kajian strategi pengembangan investasi di Kota Batam sebagai daerah Free Trade Zone (FTZ). Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan teknik Fishbein untuk menggambarkan respon kognitif, afektif dan perilaku seorang investor dengan tindakannya dalam berinvestasi. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik purposive sampling yang ditujukan kepada 105 investor secara proporsional (proportional sampling) di berbagai bidang kegiatan ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai sikap investor masuk ke dalam kategori mendekati agak baik, dan nilai perilaku investor adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum meskipun nilainya masih rendah, Kota Batam memiliki harapan besar untuk dijadikan tempat investasi yang menarik, dan memungkinkan investasi berulang-ulang. Dalam hal ini pemerintah daerah lebih fokus pada hal-hal berikut: penentuan tingkat UMK, transparansi pada biaya bongkar muat yang harus dikeluarkan di pelabuhan, peningkatan kualitas pelayanan dari petugas pemerintah, efisiensi biaya penyediaan energi, dan memberikan kepastian hukum dalam berinvestasi. Kata Kunci: PMA, PMDN, Investasi, Teknik Fishbein This research aimed to get new insights about attitudes and behaviors of investors in investing at Batam City. The result of this research was a strategy to develop the investment at Batam City as a Free Trade Zone (FTZ) area. The method used was descriptive analysis research with Fishbein technic to describe the cognitive response, affective response, and the behaviors of an investor in doing investment. The number of samples was determined using purposive sampling method on 105 investors at various fields of economic activities proportionally (proportional sampling). The analysis showed that the grade of the investors' behaviors was in the category of nearly quite good, whereas the grade of investors' attitudes was positive. This showed that even though the great was still low, in general Batam City had a big opportunity to be an interesting investment area and allowed a continuous investment. In this case, local government had to give more focus on the following things: the determination of minimum wage, transparency of loading and unloading costs at the harbors, government officers service quality development, energy sources cost efficiency, and legal security in doing investment.

Metrics

  • 122 views
  • 474 downloads

Conference

Seminar Nasional Indocompac

Proceedings Seminar Nasional INDOCOMPAC contains articles on Urgensi Bisnis dan Komunikasi dalam ... see more