Alternatif Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Nonformal dan Formal (Paud dan Tk di Dinas Dkspora Kota Surakarta)

Maria Atik Sunarti Ekowati Ekowati

Abstract

Sebuah Fakta dan realitasnya, masyarakat memiliki banyak pengalaman, tekun, ulet, kreatif inovatif dan juga memiliki kemampuan mengelola untuk menjaga keberlangsungakehidupankeluarga dan komunitasnya. Namun dengan adanya campur tangan dari pihak-pihak yang cenderung untuk meraih keuntungan dengan mengatasnamakan masyarakat, dan adanyapenerapan program-program yang bersifat project oriented serta mengabaikan unsur pendidikan dalamnya, yaitu pendidikan Formal dan Nonformal maka akan terjadi Perubahan perilaku ditingkat masyarakat. Masyarakat tidak lagi menguri-uri (mempertahankan dan mengembangkan) kearifan local yang dimiliki melainkan justru menjadi sangat tergantung dengan pihak lain. Apabila program-program yang hanya berorientasi kepada proyek pada umumnya tidak direncanakan bersama masyarakat dan bahkan mengabaikan peran serta masyarakat didalamnya.Sehingga pada tataran implementasinya banyak proyek-proyek yang tidak tepat sasaran atau dengan kata lain tidaksesuai dengan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Berbagai jenis program pengembangan masyarakat yang tidak direncanakan bersama masyarakat apapun alasannya adalah identik dengan penindasan dan tidak manusiawi (dehumanisasi). Program-program yang demikian sama sekali tidak memberikan kesempatan masyarakat untuk menyampaikan pendapat, mengungkapkan permasalahan yang dialami, menganalisis,merencanakan kegiatan yang akan dilakukan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ikhtiar untuk pengembangan program-program yang bertujuan untuk memanusiakan kembali manusia (humanisasi) mutlak harus dilakukan

Metrics

  • 587 views
  • 1030 downloads

Conference

Seminar Nasional "Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan dan Pasien dalam Perspektif UU No.36 Tahun 2014"

Seminar Nasional "Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan dan Pasien dalam Perspektif UU No.... see more