Mekanisme Hambatan Kapang Rhizosfer Pada Lahan Pertanian Organik Terhadap Penyebab Penyakit Layu Fusarium Tanaman Tomat
2014
Riajeng -. Kristiana

Metrics

  • Eye Icon 252 views
  • Download Icon 135 downloads
Metrics Icon 252 views  //  135 downloads
Abstract

Lahan pertanian organik merupakan lahan pertanian yang dibatasi penggunaan bahan kimianya, sehingga pada lahan ini mikroorganisme dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Salah satu mikroorganisme yaitu kapang rhizosfer merupakan kapang yang menempati daerah perakaran tanaman. Kapang rhizosfer mempunyai potensi untuk menghambat pertumbuhan kapang lain yang berpotensi sebagai patogen. Kapang rhizosfer dapat mengendalikan patogen tanah dengan beberapa mekanisme kerja, yaitu: secara parasitisme, antibiosis, kompetisi, dan pengeluaran zat -zat beracun Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici (Sacc.) W.C. Snyder & H.N. Hans merupakan kapang yang menyebabkan layu pada tanaman tomat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui mekanisme hambatan kapang rhizosfer pada lahan pertanian organik terhadap penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Hasil evaluasi produksi agen antifungi volatil menunjukkan bahwa Trichoderma sp.1 dan Penicillium sp.1 dapat memberikan penghambatan secara volatil yaitu berkisar pada 21,12 % - 35,40 %. Hasil evaluasi produksi enzim kitinase dari isolat kapang rhizosfer yang diuji terhadap F. oxysporum f.sp. lycopersici menunjukkan bahwa semua isolat tidak terdeteksi memproduksi enzim kitinase karena tidak terbentuknya zona Bening di sekitar kapang rizosfer. Hasil evaluasi produksi enzim protease dari 13 isolat kapang rhizosfer yang diuji terhadap F. oxysporum f.sp. lycopersici menunjukkan bahwa Trichoderma sp.1, Trichoderma sp.2, dan Trichodermasp.3 memproduksi enzim protease dengan terlihatnya zona Bening di sekitar kapang rhizosfer.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 252 views
  • Download Icon 135 downloads
Metrics Icon 252 views  //  135 downloads