Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Snowball Throwing untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Fluida Tak Bergerak Kelas X MIA 1 di SMAN 1 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2014/2015

Dyane Putriera Anggraeni • Sutadi Waskito • Ahmad Fauzi

Download full text
(Bahasa Indonesia, 5 pages)

Abstract

Penelitian penerapan model pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas X MIA 1 di SMAN 1 Sukoharjo pada materi Fluida Tak Bergerak tahun pelajaran 2014/2015, (2) meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X MIA 1 di SMAN 1 Sukoharjo pada materi Fluida Tak Bergerak tahun pelajaran 2014/2015.Metode yang digunakan pada penelitian yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan model Kurt Lewin dan model Kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus diawali tahap persiapan kemudian dilanjutkan tahap pelaksanaan siklus yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 1 di SMAN 1 sebanyak 40 siswa dengan penelitian dikhususkan pada materi pokok Fluida Tak Bergerak. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan guru, ulangan harian, angket dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif didukung data kuantitatif.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada materi Fluida Tak Bergerak kelas X MIA 1 di SMAN 1 Sukoharjo. Ketuntasan belajar meningkat, pada siklus I sebesar 57,50% dan siklus II sebesar 82,50%. Rata-rata hasil belajar siswa juga meningkat, pada siklus I sebesar 68,75 dan pada siklus II sebesar 78,63. (2) Penerapan model pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi Fluida Tak Bergerak kelas X MIA 1 di SMAN 1 Sukoharjo. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan aktivitas belajar pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Dari indikator aktivitas yang ditentukan diperoleh hasil sebagai berikut: (a) Siswa memperhatikan penjelasan guru/teman diperoleh hasil pra siklus 67,50 %, siklus I 74,49 %, siklus II 96,65 %, (b) Siswa membaca buku Fisika/LKS diperoleh hasil pra siklus 50 %, siklus I 62,92 %, siklus II 92,92 %, (c) Siswa bertanya kepada guru jika ada hal yang kurang jelas diperoleh hasil pra siklus 10 %, siklus I 33,75 %, siklus II 38,33 %, (d) Siswa berpartisipasi menjawab pertanyaan yang diberikan oleh siswa dari kelompok lain dalam model Kooperatif Snowball Throwing diperoleh hasil pra siklus 0 %, siklus I 86,25 %, siklus II 93,75 %, (e) Siswa berani memberikan tanggapan/sanggahan atas pendapat teman diperoleh hasil pra siklus 37,50 %, siklus I 44,17 %, siklus II 52,67 %, (f) Siswa memberikan pendapat/saran untuk memecahkan masalah dalam diskusi kelompok diperoleh hasil pra siklus 0%, siklus I 64,58 %, siklus II 83,75 %, (g) siswa menulis hasil pemecahan masalah dalam diskusi diperoleh hasil pra siklus 0%, siklus I 65 %, siklus II 92,67 %, (h) siswa mencatat materi yang disampaikan oleh guru diperoleh hasil pra siklus 62,50 %, siklus I 85 %, siklus II 96,25 %, dan (i) siswa berpartisipasi merumuskan pertanyaan yang relevan dengan tema dalam model Kooperatif Snowball Throwing diperoleh hasil pra siklus 0%, siklus I 65,42 %, siklus II 94,17 %.

Metrics

  • 277 views
  • 35 downloads

Conference

Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Ke-4 2015

Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika is an academic conference on physics and physics ed... see more