Capital Based Strategic dalam Meraih Peluang Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif

Budianto T. Edjasuksmana • P. Julius F. Nagel
Conference paper Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu Unisbank 2017 • July 2017 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

Jumlah perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia pada tahun 2004 mengalamipertumbuhan sebesar 19,1% dibanding tahun 2003. Sedangkan penerimaan devisa mencapai US$ 4,798miliar, meningkat 18,8% dari penerimaan tahun 2003 sebesar US$ 4,037 miliar. Berdasarkan laporan bidang investasi USAha dari Kementrian Pariwisata terkini bahwa realisasi PMA pariwisata dengan jenis USAha jasa biro perjalanan wisata sejak 2014 sampai 2016 adalah US $ 1,23 juta ,US $ 3,6 juta dan US $5,59 juta, yang mana jika dibandingkan dengan realisasi PMDN untuk jenis bidang USAha yang sama pada tahun 2014, 2015 dan 2016 adalah berturut turut sebagai berikut US $ 0,61 juta , US $ 0,09 juta serta US $ 1,14 juta. Diberitakan juga bahwa pertumbuhan realisasi investasi sektor pariwisata sejak 2012 - 2016 adalah 55,30 % untuk jenis PMA dan 57,60 % untuk PMDN, dan yang perlu dicatat bahwa pertumbuhan investasi asing 62,84 % sedangkan investasi lokal anjlok 49,48 % (Kontan 2017, 3).Keseluruhan angka tersebut di atas, mencerminkan kemampuan pariwisata dalam meningkatkanpendapatan negara, baik dalam bentuk devisa asing maupun perputaran uang di dalam negeri.Permasalahannya, apakah penerimaan devisa dan perputaran uang tersebut mampumeningkatkankesejahteraan masyarakat? Oleh sebab itu makalah ini disusun untuk memberikan konsep berpikir(paradigma) baru dalam upaya pengembangan kepariwisataan di Indonesia.Suatu pemahaman bahwa keuntungan bukan melulu tujuan utama dalam bisnis, sebab suatu pemahaman yang lebih utama adalah bagaimana dunia pariwisata dapat berkontribusi optimum berupa dampak ekonomi. Dengan demikian perspektif capital based strategic perlu dibangun sebagai suatu konsep dalam berbisnis. Modal kerja (working capital) menunjukkan ketersediaan aset dan uang tunai dalam membangun bisnis.Human Capital merupakan aset kemampuan menjual, sehingga bagian pemasaran diharapkan memberikan keuntungan yang terukur.Capital Based Human Development merujuk kepada program pengembangan kompetensi, yang mana diharapkan dapat meminimalisir biaya human development.Capital Management merupakan pengelolaan modal untuk memberikan sebesar besarnya menghasilkan dampak ekonomi bagi Perusahaan serta berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungannya.

Kata Kunci:working capital, human capital, capital based human capital, capital management

Metrics

  • 261 views
  • 280 downloads

Conference

Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu Unisbank 2017

Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu (SENDI-U) is a routinely held Seminar & Calls activity organ... see more