Perilaku Seksual Pekerja Migran Boroyang Menderita Hiv/aids di Wilayah Kudus

-, Ernawati • Aisah, Siti

Abstract

Pertambahan Jumlah penduduk dan Perubahan fungsi tanah dengan maraknya pemukiman baru menyebabkan semakin sempitnya lahan pertanian sehingga masyarakat pedesaan semakin sulit memperoleh lapangan kerja yang memadai. Alternatif yang dilihat membawa dampak ekonomi menarik adalah bekerja sebagai karyawan atau buruh bangunan ke luar kota atau masyarakat lokal menyebutnya Boro. Konsekuensinya adalah meninggalkan istri selama beberapa bulan bahkan sampai bertahun-tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman seksual penderita HIV/Aids sebelum dan sesudah terinfeksi virus HIV. Metode penelitian kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam digunakan untuk mengeksplorasi pengalaman perilaku seksual penderita HIV/Aids. Hasil penelitian menemukan faktor penularan HIV/Aids pada pekerja migran Boro adalah hubungan seksual berisiko: kekerasan Seksual, Hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi HIV tanpa pelindung, Mendatangi Lokalisasi/komplek PSK dan Membeli seks. Budaya masyarakat kelas bawah tidak menstigma dan diskriminasi penderita HIV/Aids. Penerimaaan ini sangat mendukung upaya care support and treatment (CST). Perlu dilakukan komunikasi, informasi dan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan sosialisasi HIV/Aids pada angkatan kerja pemula khususnya pekerja migranBoro.

Metrics

  • 9 views
  • 5 downloads

Conference

Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2017

UNIMUS menindaklanjuti upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi akademisi Indone... see more