Hubungan Beberapa Karakteristik Wanita Pasangan Usia Subur (Pus) Peserta Kb Aktif dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Suntik di Kelurahan Kramas Kecamatan Tembalang Triwulan I Tahun 2013

Winarni, Sri • Nugroho, Djoko • Rahayu, Ika

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan jenis Metode Kontrasepsi yang paling banyak dipilih wanita PUS peserta KB aktif di kelurahan kramas. Secara umum, faktor yang berhubungan dalam pemilihan metode kontrasepsi antara lain faktor karakteristik akseptor dan pasangan, faktor metode kontrasepsi, serta faktor sarana. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan karakteristik wanita PUS yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, paritas, dukungan suami, pengetahuan tentang KB dan alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik. Jenis penelitian ini explanatory research dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita PUS peserta KB hormonal aktif sebanyak 340 akseptor, dengan simple random sampling didapat besar sampel 74 akseptor. Analisis data menggunakan uji chy square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan tentang KB dan alat kontrasepsi wanita P (p=0.008). Sedangkan faktor umur wanita PUS (p=1.000), tingkat pendidikan (p=1.000), pekerjaan (p=0.771), paritas(p=0.762), dukungan suami(p=1.000) tidak berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik di Kelurahan Kramas. Petugas lapangan KB (PLKB) sebaiknya bekerja sama dengan bidan swasta agar siap dalam membantu calon akseptor dalam memilih metode kontrasepsi yang rasional. Akseptor KB juga harus meminta saran kepada bidan dengan memperhitungkan resiko yang baik dalam memilih metode kontrasepsi serta lebih aktif mencari informasi melalui media cetak ataupun elektronik tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Injectable contraception is a type of contraceptive method is the most preferred wanita PUS participants KB active in Kramas village. In general, some factors related to election of intrauterine device inject, among other factors characteristics acceptor and couple, factors contraceptive methods, as well as the factor means. The purpose of this research to analyze the characteristics of wanita PUS consisting of age, education level, occupation, parity, husbands support, knowledge about KB and contraception with a election of intrauterine device inject. This type research of explanatory research with cross sectional study. Population at this Research were all Wanita PUS active participants using hormonal KB counted 340 people, with simple random sampling tekhnik got its counted 74 people. Analysis of the test data using Chi Square. The results of research indicate that knowledge about KB and contraception (p= 0.008) relate to election of intrauterine device inject by wanita PUS. While, the age of Wanita PUS (p = 1.000), education level (p = 1.000), occupation (p = 0771), parity (p = 0.762), husbands support (p = 1.000) was not relate to election of intrauterine device inject by wanita PUS. Petugas Lapangan KB (PLKB) should have cooperate with private midwife to always be ready in helping prospective acceptors in choosing a rational contraceptive method. Acceptors of KB should have to ask some suggestions to midwife by considering the good risks in choosing contraceptive method and also should be actively looking for information specifically Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) by any media.

Metrics

  • 234 views
  • 117 downloads

Journal

Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro is a student-run journal publishing original r... see more