Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Bidan Desa dalam Pelaksanaan Program Asi Eksklusif di Kabupaten Kebumen

Jafar Arifin • Putri Asmita Wigati • Anneke Suparwati • Septo Pawelas Arso

Abstract

Angka kematian bayi dapat diturunkan dengan meningkatkan program ASI Eksklusif. Cakupan ASI Eksklusif Kabupaten Kebumen adalah 51,37%, 56,98%, dan 62,79% pada tahun 2011, 2012, dan 2013. Cakupan ASI Eksklusif tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan Standar Nasional sebesar 80%. Hasil survei pendahuluan dengan 8 bidan desa menunjukkan bahwa semua bidan desa tidak pernah melakukan kunjungan ke rumah Ibu hamil dan tidak membentuk kelompok pendukung ASI (KP-ASI). Sebanyak 3 bidan desa tidak mensosialisasikan pengertian, manfaat dan kerugian susu formula. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan desa dalam pelaksanaan program program ASI Eksklusif di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 82 bidan desa dari total 460 bidan desa. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara persepsi kompensasi (p =0,028) dan motivasi (p=0,008) dengan kinerja bidan desa dalam pelaksanaan program ASI Eksklusif. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah pengetahuan (p =0,162), persepsi kepemimpinan (p= 0,829), sarana dan prasarana (p =0,279), dan persepsi supervisi (p = 0,079). Disarankan kepada Dinas Kesehatan untuk membuat SOP pelaksanaan program ASI Eksklusif untuk bidan desa dan bidan koordinator meningkatkan supervisi baik secara kuantitas maupun kualitas.

Metrics

  • 38 views
  • 10 downloads

Journal

Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro is a student-run journal publishing original r... see more