Perbandingan Struktur dalam Studi Kasus Pertunjukan Wayang Kulit Purwa dan Wayang Kontemporer Hip-Hop Jogjakarta

Lintang Widyokusumo • Setiawan Sabana • Hafiz Aziz
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • October 2017 Indonesia

Abstract

Tulisan ini berisi kajian dua pertunjukan wayang yaitu pertunjukan wayang kulit purwa dengan pertunjukan wayang kontemporer Hip-Hop. Kajian ini cukup menarik karena memperbandingkan konsep pertunjukan diantara keduanya, dimana wayang kulit purwa sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan pertunjukan wayang kontemporer Hip-Hop. Dengan menggunakan sejarah perkembangan wayang kulit purwa sebagai pendekatan, selanjutnya akan dianalisis menggunakan aliran strukturalisme Ferdinand de Saussure dan aliran post-strukturalisme yang dipelopori Jaques Derrida. Dalam kajian dengan metode tersebut akan didapatkan temuan menarik, dimana diantara kedua pertunjukan wayang tersebut dapat menunjukkan struktur dan sistem pertunjukan yang menunjukkan sebuah kontradiksi struktur sistem yang berbeda. Perbedaan tersebut pada akhirnya harus disesuaikan dengan tekad SENAWANGI (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) yaitu kesatuan tekad dalam melestarikan semua unsur dalam seni tradisi wayang juga segala upaya dalam pengembangannya mengakomodasi pengembangan wayang kontemporer yang terus bertumbuh mengikuti selera Perubahan jaman.

Metrics

  • 5 views
  • 6 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... see more