Sumber Estetika Budaya, Penciptaan Karya Seni

Tri Aru Wiratno
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • October 2017

Abstract

Keindahan jiwa yang luhurlah yang membuat manusia selain memiliki keindahan selain dari bentuk fisik. Keindahan itu juga mengalami sublimasi pada pemahaman bahwa keindahan itu tidak ada hubungannya dengan keindahan sesuatu bentuk obyek. Gagasan Keindahan juga muncul di dalam pemikiran Islam konstruksi arsitektur dan seni ornamentik . Bahwa keindahan karya lukis dilihat dari kemampuan didalam menggambarkan obyek dengan mempergunakan perspektif, sehingga memberikan kemampuan dari ruang dan suasana yang ditangkap itu menjadi lebih terasa. Untuk itu perlu ada sentuhan rasionalitas didalam penciptaan. Rasionalitas dalam seni, maka seni makin diperlukan dengan berbagai bagian untuk terwujudnya ungkapan yang utuh. Rasionalisasi bukan berarti menyampingkan nilai, tapi lebih melengkapi dan mempermudah proses berkarya seni menjadi lebih mudah dipahami sebagai sebuah kesadaran seniman terhadap keberadaanya sebagai seorang manusia yang mengungkapkan nilai-nilai kehidupan. Sebagai interpretasi di dalam menangkat sebuah tema realitas sosial budaya dalam melukis. Mendapatkan satu titik kehidupan yang menjadi tujuannya, sehingga menyadarkan pada pentingnya seni lukis itu mempunyai kepedulian pada kehidupan sosial, rakyat banyak serta mampu mengurai kehidupannya dengan baik sebagai nilai keimanan dan ketaqwaan pada Allah. Dengan menggunakan tujuan pendidikan sebagai ranah pendidikan, dikenal dengan ranah kognitif, sebagai bentuk ilmu pengetahuan tentang seni.

Metrics

  • 4 views
  • 7 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... see more