Penyadaran Berekspresi dalam Estetika Seni Rupa Kontemporer

Cadensi Citra Ramadhani
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • October 2017 Indonesia

Abstract

Kebebasan dalam berekspresi sebetulnya telah ada sejak manusia lahir , karena sejak lahir manusia sudah mengenali lingkunganya. Namun seiring bertumbuhnya manusia, manusia mulai menyadari bahwa realitanya ada hukum dan norma yang membatasi untuk berekspresi. Kebebasan berekspresi menjadi sah-sah saja apabila tidak ada pertanggung jawaban dibalik penerapan dan penciptaan karya seni. Proses penyadaran melalui media estetika memberikan pencerahan terhadap pemahaman sistem sosial dan budaya sehingga menimbulkan kesadaran kolektif bagi seniman seniman di masyarakat Indonesia untuk menyikapi realitas social. Seni kontemporer di Indonesia sangat berkembang pesat setelah 1998, di mana banyak variasi dan konsep tema dalam berkarya, didukung juga banyak bermunculan generasi seniman muda. Indonesia sangat kaya seni dan seniman. Apalagi di era teknologi yang sangat maju dan canggih ini, kesenian sudah sangat bisa diakses dengan mudah dan ruang pintu kesenian Internasional itu sangat tipis sekali dan bahkan bisa dijangkau dengan hitungan detik, menit. Maka dari itu perkembangan dunia seni tanah air yang semakin positif & optimis, kemajuan dalam seni rupa di Indonesia terbuka lebar untuk ruang dialog antara seniman dengan karya dan juga publik akan menjadikan seni semakin menarik serta dinamis. Kita hanya perlu menunggu mentalitas dan perkembangan kreativitas dari seniman-seniman dari Indonesia itu sendiri.

Metrics

  • 6 views
  • 5 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... see more