Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik Berdasarkan Analisis Cross-sectional Data Awal Studi Kohort Penyakit Tidak Menular Penduduk Usia 25-65 Tahun di Kelurahan Kebon Kalapa, Kota Bogor Tahun 2011

Sri Idaiani • Eva Sulistiowati
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • September 2015

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Glomerular Filtration Rate (GFR) is associated with renal function and used to diagnose Chronic Kidney Disease (CKD). CKD is considered a serious worldwide public health problem, and the prevalence is increasing dramatically. The aim of the analisis is to explore of the factors associated with estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR). This analysis used subset baseline data Cohort Study Non-Communicable Diseases (NCD) 2011 with a cross-sectional design. CKD was defined as those withan estimated glomerular filtration rate (eGFR) <60 mL/min/1.73 m2. We analyzed of 1932 subjects (820 males and 1112 females) aged 25-65 years old. GFR was estimated by using calibrated serum creatinine level with a formula CKD-epi, devided into ‰¥60 mL/min/1.73 m2 and <60 mL/min/1.73 m2. Subject with e-GFR <60 mL/min/1.73 m2 was 2,3%, and increased remarkably with age. Multivariate logistic regression analysis demonstrated that age of 49-65 years (OR=13.57; 95% CI: 4.73-38.97),economic status quintile 1 (OR=4.44; 95% CI: 1.14-17.39), hipertension (OR=3.71;95% CI: 1.82-7.59), male gender (OR=2.97; 95% CI: 1.49-5.92), diabetes mellitus (OR=2.54; 95% CI=1.24-5.20), obesity(OR=2.51; 95% CI: 1.20-5.25), were significant factors that were independently associated with CKD.Keywords : risk factors; glomerular filtration rate; CKDAbstrakLaju filtrasi glomerulus (LFG) berhubungan dengan kondisi fungsi ginjal dan digunakan sebagai penentu diagnosis Penyakit Ginjal Kronik (PGK). PGK merupakan masalah kesehatan yang serius dan prevalensinya meningkat secara drastis. Tujuan analisis ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan PGK. Data diambil dari subset data Studi Kohor Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Bogor Tahun 2011, menggunakan disain analisis potong lintang. Subjek yang dianalis berjumlah 1932 orang(1112 perempuan dan 820 laki-laki) berumur 25-65 tahun. LFG diklasifikasikan menurut estimasi LFG (e-LFG) berdasarkan kriteria CKD-epi, dengan kategori ‰¥60 mL/min/1,73 m2 dan <60 mL/min/1,73 m2. PGK terjadi bila eLFG <60 mL/min/1,73 m2. Subjek dengan e-LFG <60 mL/min/1,73 m2 berjumlah 44 orang (2,3%), persentasenya meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Analisis multivariat menunjukkan bahwa kelompok umur 49-65 tahun (OR=13,57; 95% CI: 4,73-38,97), status ekonomi kuintil ke 1 (OR=4,44; 95% CI: 1,14-17,39), hipertensi (OR=3,71;95% CI: 1,82-7,59), jenis kelamin laki-laki (OR=2,97; 95% CI: 1,49-5,92), diabetes melitus (OR=2,54; 95% CI=1,24-5,20), dan obesitas(OR=2,51; 95% CI: 1,20-5,25) mempunyai hubungan yang signifikan dengan terjadinya PGKKata kunci : faktor risiko, laju filtrasi glomerulus, PGK

Metrics

  • 688 views
  • 3118 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more