Malayan Filariasis in the Transmigration Settlements of Parigi, Central Sulawesi, Indonesia

Joesoef M.D., Arbain • Caleb M.D., J.M • Saroso M.D. Dr. P.H., J. Sulianti
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • March 1973 Indonesia

Abstract

Salah satu program dari Rencana Pem­bangunan Nasional Lima tahun adalah pening­katan dan perluasan USAha pertanian, terutama didaerah subur dan berpenduduk tipis di Su­matera, Kalimantan dan Sulawesi yang disertai dengan pelaksanaan USAha transmigrasi kedaerah ini dari daerah berpenduduk padat Jawa, Madu­ra, Bali dan Lombok. Untuk mengetahui keadaan fllariasis di­daerah tersebut pertama ini, maka dalam bulan April 1972 telah diperiksa 240 transmigran dari Bali dan 282 penduduk Sulawesi yang hidup berdampingan dalam dua kampung yang ter­pencil yaitu Tanalanto dan Masi didistrik Parigi, Sulawesi Tengah. Parigi dikenal endemis terhadap fllariasis sedang­kan di Bali dimana transmigran berasal, tidak dilaporkan adanya penyakit ini. Dari hasil penelitian tersebut dapat di-kemukakan : daerah transmigrasi Parigi, Sulawesi Te­ngah adalah endemis terhadap fllariasis yang disebabkan oleh Brugia malayi, pe­riodik nokturna.timbulnya fllariasis diantara transmigran berhubungan erat dengan lamanya mere­ka berada didaerah endemis inibaik pada transmigran maupun pada pen­duduk asli, tidak nyata adanya perbedaan frekwensi penyakit menurut jenis kelamin.(4) Frekwensi penyakit ini pada transmigran terlihat menonjol pada golongan umur 10-49 tahun, sedangkan pada penduduk asli pada semua golongan umur.walaupun keadaan intensitas infeksi dari penyakit ini pada kedua golongan pen­duduk di Tanalanto, hampir sama, namun pada transmigran terdapat dengan micro­filaraemia dan dengan gejala klinis flla­riasis yang lebih ringan dibanding dengan penduduk asli.

Metrics

  • 29 views
  • 6 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more