Studies of Filariasis in Keban Agung and Gunung Agung Villages in South Bengkulu, Sumatera, Indonesia : II Field Identification of Mansonia Bonneae and Mansonia Dives

Suwarto, Suwarto • Sudomo, M • Liat, Lim Boo
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • March 1984 Indonesia

Abstract

Nyamuk Mansonia bonneae/dives adalah vektor potensial untuk penyakit filariasis malayi. Dua species ini mempunyai bentuk morfologi yang mirip sekali hanya dibedakan dengan ada tidaknya sisik-sisik di antara rambut-rambut di atas pangkal sayap (supra-alar scale) dan bentuk gigi sisir (comb teeth) pada tergit segmen abdomen ke-8. Sisik-sisik di atas pangkal sayap tersebut mudah sekali lepas sehingga sulit untuk membedakan Ma. dives dan Ma. bonneae. Penelitian untuk membedakan dua species ini secara morfologi telah dikerjakan yang kemudian hasilnya dicocokkan dengan bentuk gigi sisir untuk masing-masing species. Hasil pengamatan secara morfologi ternyata, setelah dicocokkan dengan gigi sisir dari masing-masing specimen, Ma. dives mempunyai kesalahan identifikasi sebesar 6% sedang Ma bonneae 11,3%.

Metrics

  • 24 views
  • 13 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more