Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, dan Sikap, dengan Perilaku Masyarakat dalam Penggunaan Anti Nyamuk di Kelurahan Kutowinangun

Susanti, Lulus • Wigati, R.A.
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • September 2012

Abstract

. There are various selections of household insecticides in the community. So far socialization on appropriate method of using household insecticide has never been undertaken. The majority of heterogenous community of Kutowinangun village have the habit of using household insecticide. Based on this condition the problem of the study is how community behaves in relation to the use of household insecticide. The aim of study was to describe community behavior include knowledge, attitude and their practice in the use of household insecticide . The study used descriptive analytical. method to identify community behavior was done by closed questionnaire. Population of the study were community of Kutowinangun village, Salatiga Municipality whereas samples were taken using quota sampling technique. Information on community behavior was obtained quantitatively and qualitatively. Out of 100 respondents, only 72 respondents that use of mosquito repellent. Users of aerosol insecticides were 28%, repellent insecticide 8%, Mosquito coils were 36% and electric mat insecticide were 42%. Knowledge of respondents was 62% is adequate; but only 36% had supportive attitude toward the use of mosquito repellent. Users of household insecticides sometimes read the label of mosquito repellent package (58 %) at the frequency of spray once a day (36.3%). Most of them did not wash their hand after using household insecticide (54%), and they were kept insecticide on the floor (> 40%). Knowledge and attitudes influence peoples behavior with a p value <0.05. Keywords: Knowledge, Attitude, practice, household insecticide . Abstrak. Berbagai jenis insektisida rumah tangga sudah banyak beredar di masyarakat. Sosialisasi tentang cara penggunaan insektisida rumah tangga yang tepat dosis dan cara penggunaan sampai saat ini tidak pernah dilakukan. Sebagian besar masyarakat Kelurahan Kutowinangun memiliki kebiasaan menggunakan insektisida rumah tangga. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku masyarakat dalam penggunaan insektisida rumah tangga (anti nyamuk). Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan perilaku masyarakat meliputi pengetahuan, sikap dan praktek mereka dalam penggunaan insektisida rumah tangga. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Metode untuk mengidentifikasi perilaku masyarakat dilakukan melalui kuesioner tertutup. Populasi penelitian adalah masyarakat Kelurahan Kutowinangun, Kota Salatiga sedangkan sampel diambil dengan teknik quota sampling. Informasi tentang perilaku masyarakat diperoleh secara kuantitatif dan kualitatif. Dari 100 responden, hanya 72 responden yang menggunakan anti nyamuk. Pengguna insektisida (anti nyamuk) aerosol adalah sejumlah 28%, repellent sejumlah 8%, anti nyamuk bakar sebanyak 36% dan insektisida elektrik adalah sebanyak 42%. Pengetahuan responden sebagian besar (62%) adalah cukup, tetapi hanya 36% dari responden yang memiliki sikap mendukung terhadap pemanfaatan anti nyamuk. Praktik perilaku masyarakat dalam membaca label kemasan anti nyamuk sebagian besar (58%) menyatakan kadang-kadang saja, sedangkan frekuensi penggunaan anti nyamuk semprot sebagian besar (36,3%) adalah sekali dalam sehari. Kebanyakan dari masyarakat tidak mencuci tangan mereka setelah menggunakan insektisida rumah tangga (54%), dan mereka meletakkan insektisida di lantai (> 40%). Pengetahuan dan Sikap berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dengan p value < 0.05. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktik, insektisida rumah tangga

Metrics

  • 65 views
  • 72 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more