Pemberdayaan Anak Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Upaya Pengenalan Tuberculosis Paru di Kabupaten Bandung Barat

Suriani, Oster • Tobing, Kristina • Putranto, Rudi Hendro • Girsang, Merryani

Abstract

Educate high school student about the dangers of tuberculosis has not been done. The tuberculosis (TB) disease is common in the community and it is contagious, while the the protection of the disease through immunization is only up to age <15 years, therefore, knowledge to the danger of the transmission of this disease needs to be communicated to the students, sothat, they can understand how to keep themselves aware and know the dangers of transmission of Tuberculosis disease. To find out whether students understand the dangers of the tuberculosis disease, the research has been done by providing information through manual intervention counseling of Tuberculosis. Before education pre and post-test of pulmonary TB disease to 900 students from high school student in West Bandung regency were conducted in the year 2009. Research methods is pre and post test quesionair about tuberculosis, counseling intervention using manual tuberculosis, knowledge and ways of disease prevention. Research design is Quasy Experiment with control group. The result of the study shows a significant increase of knowledge of the student in all three high school student in West Bandung regency, 45% of students in Cililin got their knowledge through books and counseling, and 35% of the student in Cikalong Wetan through-pulmonary TB education course, and only 20% of the student in Padalarang as a control goup got the knowledge from the explanation of TB disease only. The difference of improving those knowledge occur in phases. The differences is also affected by the model of education. Apparently, counseling and motivational text books to the students is one of the most high, usable and useful for improving student€™s knowledge of the tuberculosis diseases. Key words:Tuberculosis, High School,Counseling. Abstrak Penyuluhan kepada siswa-siswi sekolah tentang bahaya penyakit tuberculosis belum banyak dilakukan, mengingat penyakit tuberculosis (TB) merupakan penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat dan mudah menular, sedangkan proteksi penyakit melalui imunisasi hanya sampai usia <15 tahun, oleh sebab itu pengetahuan tentang bahaya penularan penyakit ini perlu dan baik disampaikan kepada murid sekolah, agar mereka mengerti cara menjaga diri serta mengetahui bahaya penularan penyakit TB-paru. Untuk mengetahui apakah siswa-siswi mengerti bahaya penyakit tuberculosis, maka dilakukan penelitian dengan memberikan penyuluhan melalui intervensi buku pedoman penyakit Tuberculosis.Sebelum penyuluhan dilakukan pre dan post test tentang penyakit TB-paru kepada siswa-siswi 900 orang dari SMAN di Kabupeten Bandung Barat pada tahun 2009. Metode penelitian pre dan post test kuesioner tentang tuberculosis, intervensi penyuluhan menggunakan buku pedoman tuberculosis pengetahuan dan cara pencegahan penyakit. Disain penelitian Quasy Experiment dengan kontrol group. Hasil Penelitian memperlihatkan peningkatan pengetahuan secara bermagna pada ketiga buah SMAN di Kabupaten Bandung Barat. Sebesar 45% siswa/i di Cililin melalui buku dan penyuluhan, dan 35% melalui penyuluhan TB-paru saja pada siswa/i di Cikalong Wetan, dan terendah sebesar 20% pada kelompok kontrol pada siswa/i di Padalarang hanya penjelasan tentang penyakit TB saja. Perbedaan peningkatan pengetahuan ini terjadi berjenjang, masalah ini juga dipengaruhi oleh model penyuluhan. Ternyata penyuluhan dengan buku pedoman dan motivasi kepada siswa-siswi adalah salah satu yang paling tinggi dan bermanfaat serta berguna untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang penyakit Tuberculosis. Kata kunci: Tuberculosis, Anak Sekolah Menengah Atas, Penyuluhan.

Metrics

  • 147 views
  • 85 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more