Beberapa Aspek Perilaku Anopheles Maculatus Theobald di Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah

Marjana, Putu • Marjianto, Marjianto • Pradana, Arditya • Sukowati, S • Shinta, Shinta
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • September 2013 Indonesia

Abstract

Malaria remains a public health problem in Purworejo, although Purworejo is an area of low malaria case category (low case incidence) in Indonesia. Control efforts have been conducted by the program but control failures still occurred. One of the causes of control failure was caused by a lack of understanding on the behavior of vector species. Vector behavior has been studied longitudinally in Polowangi village, district Pituruh. The method used was capture of mosquitoes that landed on human bait (human landing collection) and mosquito landing on goat bait (goat resting collection). Mosquito collections were conducted all night, beginning at sunset (at 18:00) and terminated at sunrise (07:00). The results revealed 11 species of Anopheles spp in Polowangi: An. maculatus (53.99%), An. balabacensis (19.76%), An. vagus (11.74%), An. kochi (5.23%), An. barbirostris (3.53%), An. aconitus (3.40%), An. minimus (1.28%), An. flavirostris (1.00%), An. annularis (0.04%), An. tesselatus (0.01%), dan An. koliensis (0.01%). Anopheles maculatus mosquito collected more resting on plantation (GBR=42.38) and in the housing (GBR=12.40) on goat resting collection than on human landing collection (MBR= 2.37) that can be called indiscriminate biters. Anopheles maculatus prefers to bite outside the house so that the transmission risky not only in a residential area, but also in plantations or in the bushes. Cattle barrier was a good solution for the control of malaria in Pituruh Purworedjo. Key words : malaria, An. maculatus, behavior Abstrak Submit : 04-01-2013 Review : 23-01-2013 Review : 25-02-2013 revisi : 13–05-2013Malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah walaupun sebenarnya Purworejo termasuk kategori daerah dengan kasus malaria rendah (low case incidence/ LCI) di Indonesia. Upaya pengendalian telah dilakukan oleh Program, tetapi belum maksimalnya pengendalian tetap terjadi, salah satu penyebab belum maksimal antara lain kurangnya pemahaman tentang perilaku spesies vektor. Telah dilakukan penelitian perilaku vektor secara longitudinal di desa Polowangi, Kecamatan Pituruh tahun 2010–2011, dengan tujuan mengetahui perilaku Anopheles maculatus. Anopheles maculatus telah dikonfirmasi sebagai vektor malaria, tetapi perilaku sebagai vektor belum sepenuhnya diketahui. Oleh karena itu masih perlu dilakukan penelitian mengenai perilaku An.maculatus. Metode yang digunakan adalah penangkapan nyamuk yang hinggap pada manusia (human landing collection) dan penangkapan nyamuk istirahat pada umpan kambing di dalam kelambu (goat resting collection). Penangkapan nyamuk dilakukan di tiga ekosistim yang berbeda yaitu permukiman, perkebunan dan semak-semak, dilakukan dari pukul 18.00 sampai dengan pukul 07:00. Hasil penelitian ditemukan ada 11 jenis Anopheles spp yang tertangkap di desa Polowangi yaitu: An. maculatus (53,99%), An. balabacensis (19,76%), An. vagus (11,74%), An. kochi (5,23%), An. barbirostris (3,53%), An. aconitus (3,40%), An. minimus (1,28%), An. flavirostris (1,00%), An. annularis (0,04%), An. tesselatus (0,01%), dan An. koliensis (0,01%). Nyamuk An. maculatus lebih banyak dijumpai di permukiman (GBR=12,40) dan di kebun (GBR=42,38) pada penangkapan dengan metode umpan kambing dibanding dengan metode penangkapan nyamuk yang hinggap pada manusia (MBR=2,37). Nyamuk An. maculatus tidak memilih sumber makanan, karena ia menghisap darah manusia ataupun hewan, sehingga dikatakan bersifat indiscriminate biters. Nyamuk An. maculatus lebih banyak ditemukan menghisap darah di luar rumah sehingga risiko penularan tidak hanya terjadi di daerah permukiman, tetapi juga bisa terjadi di perkebunan atau di semak-semak. Cattle barrier merupakan solusi yang baik untuk pengendalian malaria di Pituruh Purworejo.Kata kunci: malaria, An. maculatus, perilaku.

Metrics

  • 42 views
  • 24 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more