Faktor Risiko Filariasis di Kabupaten Muaro Jambi

Oktarina, Reni • Sitorus, Hotnida • Santoso, Santoso
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • September 2013 Indonesia

Abstract

Jambi Province is one of the endemic areas of filariasis. Chronic filariasis cases found in almost all the districts. The number of reported chronic filariasis cases in Jambi in 2011 as many as 343 cases. The cases spread over 9 of 11 districts. The chronic cases mostly were found in Muaro Jambi (149 cases) which spread in almost all sub-districts, in 4 sub-districts in 7 public health center. Number of cases found in the Muaro Kumpeh public health center were 45 cases. Mass treatment had been implemented since 2003, but new cases still could be found. Base on the situation, the research was aimed to identify the risk factors for filariasis transmission. The study design was cross-sectional through interviews with 412 respondents including 128 cases and 248 healthly. The results shows that the determinant of the risk factors in the incidence of filariasis in Muaro Jambi Regency was water bodies around the house, the travel time to health facilities, mosquito bite prevention behaviors at home, length of stay, education level and gender. The probability of a person with all the risk factors of 95.9% for filariasis infection with OR 23.5 times. Keywords: filariasis, risk factors, Muaro Jambi. Abstrak Submit : 03-04-2013 Review : 02-05-2013 Review : 10-05-2013 revisi : 22–05-2013Provinsi Jambi merupakan salah satu wilayah endemis filariasis. Hampir seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi terdapat kasus kronis filariasis. Jumlah kasus kronis filariasis yang dilaporkan di Provinsi Jambi sampai dengan tahun 2011 sebanyak 343 kasus. Kasus tersebut tersebar di 9 dari Kabupaten/Kota . Jumlah kasus filariasis terbanyak di Kabupaten Muaro Jambi sebesar 149 kasus. Filariasis di Kabupaten Muaro Jambi menyebar hampir di seluruh kecamatan. Jumlah kasus terbanyak ditemukan di wilayah Puskesmas Muaro Kumpeh sebanyak 45 kasus. Kegiatan pengobatan massal telah dilakukan sejak tahun 2003, namun hingga saat ini masih ditemukan adanya kasus baru. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko filariasis. Desain penelitian adalah cross sectional dengan melakukan wawancara terhadap 412 orang responden yang meliputi 128 kasus dan 248 bukan kasus. Analisis data dilakukan secara multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa determinan faktor risiko kejadian filariasis di Kabupaten Muaro Jambi adalah adanya genangan air di sekitar rumah, waktu tempuh ke sarana kesehatan, perilaku pencegahan gigitan nyamuk di dalam rumah, lama tinggal, tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Probabilitas orang dengan seluruh faktor risiko tersebut sebesar 95.9% untuk terinfeksi filariasis dengan OR 23,5 kali.Kata kunci: Filariasis, Faktor risiko, Muaro Jambi

Metrics

  • 70 views
  • 50 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more