Evaluasi Praktik Dokter yang Meresepkan Jamu untuk Pasien Penderita Penyakit Degenerative di 12 Propinsi

Siswoyo, Hadi • Delima, Delima • Siswanto, Siswanto • Widowati, Lucie
Journal article Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan • June 2014 Indonesia • Netherlands

Abstract

WHO merekomendasikan penggunaan obat tradisional untuk penyakit degeneratif. Tujuan studi adalah untuk mengevaluasi implementasi praktik dokter komplementer-alternatif menggunakan ramuan jamu untuk penyakit degeneratif di 12 provinsi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, secara purposive. Hasil studi menunjukkan bahwa, sebanyak 86% dari 145 responden melakukan praktik komplementer-alternatif, dengan penggunaan obat tradisional/jamu. Separuh dari jumlah dokter tersebut, 49 % berada di Provinsi Jawa Tengah, dan 50 % berpraktik sebagai dokter praktik mandiri. 91,2 % dokter melakukan praktik komplementeralternatif dengan alasan utama atas permintaan masyarakat. Menurut persepsi dan pendapat dokter, alasan terbesar dari pasien berobat ke dokter dan meminta pelayanan jamu, adalah karena percaya, mencapai angka 85,1%. Terdapat upaya untuk memisahkan catatan medik pasien (28,3%) dan meminta pasien untuk menanda tangani informed consent (43,4%). Penggunaan tanaman obat oleh dokter terbanyak berturut-turut adalah jahe (artritis), sambiloto (hiperglikemia), seledri ( hipertensi), jatibelanda (hiperlipidemia dan obesitas), serta sidaguri ( hiperurisemia). Menurut pendapat dokter urutan kecepatan kesembuhan pasien, berurutan mulai dari penyakit artritis, hiperglikemia, hipertensi, hiperlipidemia, hiperurisemia dan terakhir adalah obesitas. Pelayanan dengan jamu/obat tradisional oleh dokter di masyarakat sudah menjadi pilihan pasien. Menurut pendapat dokter obat tradisional/jamu ada manfaatnya.Kata Kunci : Praktik complementary aternative medicine, obat tradisional, penyakit degeneratif , dokterAbstractWHO has recommended the use of traditional medicine for degenerative diseases. The objective of this study is to evaluate the implementation of CAM doctors practice in using traditional medicine for degenerative diseases in 12 provinces. Data were collected through interviews using questionnaire to CAM doctors purposively. This study showed that 86 % of 145 the respondents did CAM practice by using traditional medicine. Almost half (49 %) of the doctors, were in Central Java Province and 50 % were independent doctors. There were 91.2 % doctors did CAM practice by demand from the society as main reason. Based on the doctor€™s perception and opinion, the main reason for the patients seeing the doctors and asking for traditional medicine were trust (85.1 %). There were initiatives to differentiate CAM patient medical record from the common one (28.3 %) and ask patients to sign the informed consent (43.4 %). The most common medicinal plant utilized by doctors, consecutively were jahe (arthritis), sambiloto ( hyperglicaemia), seledri ( hypertension), jati Belanda ( hyperlipidemia, and obesity), and also sidaguri ( hyperuricemia). Based on the doctors€™ opinion, the most rapid disease to heal with traditional medicine consecutively were arthritis, hyperglycemia, hypertension, hyperlipidemia, hyperuricemia, and the last was obesity. Traditional medicine prescribed by the doctors in the community had already been the patient choice. The CAM doctors believed there were benefits from traditional medicine.Keywords : complementary-alternative medicine practice, traditional medicines, degenerative diseases, doctor

Metrics

  • 30 views
  • 29 downloads

Journal

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Health Research and Development Media) is an open ac... see more