Efektivitas Iradiasi terhadap Penurunan Limfosit T pada Komponen Sel Darah Merah Pekat

Chunaeni, Saptuti • Kosasih, Agus • Setiawaty, Vivi • Kadir, Sheila
Journal article Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan • March 2016 Indonesia

Abstract

Pemberian transfusi darah merupakan salah satu tindakan medis untuk penyelamatan nyawa (life saving)dan penyembuhan penyakit, tetapi di sisi lain tindakan ini juga memiliki risiko atau komplikasi. Salahsatu komplikasi yang dikenal adalah Transfusion-Associated Graft-vs-Host Disease (TAGVHD) yangmenyebabkan berproliferasinya limfosit T yang kemudian akan diikuti oleh proses engraft (tertanam)di dalam tubuh resipien khususnya yang berada dalam kondisi imunokompeten seperti pasien kankeratau dengan penyakit autoimun. Saat ini, satu€“satunya metode yang dapat diterima untuk mencegahkomplikasi tersebut adalah dengan melakukan iradiasi darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuidosis iradiasi dan waktu penyinaran yang tepat untuk menurunkan jumlah CD 3+ dan CD 4+ sebagaipenyebab terjadinya TAGVHD. Hasil penelitian dapat dijadikan rekomendasi untuk prosedur iradiasiterhadap komponen sel darah merah pekat yang akan diberikan pada pasien-pasien imunokompetendi RS Kanker Dharmais Jakarta. Penelitian ini menggunakan disain penelitian eksperimental denganpemeriksaan time series yang dilakukan terhadap 54 kantong komponen sel darah merah pekat denganumur simpan tidak lebih dari satu hari. Pengujian dilakukan terhadap jumlah CD 3+ dan CD 4+ dalamtiga dosis dengan tiga serial waktu berbeda. Terjadi penurunan secara bermakna jumlah CD 3+ denganpenyinaran dosis 3000 cGy dan CD 4+ dengan penyinaran dosis 2500 dan 3000 cGy pada komponen seldarah merah pekat yang dilakukan iradiasi pada waktu penyinaran 3 jam dan 5 jam. Dosis penyinaran2500 cGy dan setelah 5 jam penyinaran memberikan penurunan viabilitas CD 3+.Kata Kunci: iradiasi, Transfusion-Associated Graft-vs-Host Disease (TAGVHD), CD 3+, CD 4+ AbstractBlood transfusion is a medical treatment for life-saving and cure the disease. On the other hand thesetreatment also have risks or complications, one of which is known as Transfusion-Associated Graftvs-Host Disease (TAGVHD) that may cause proliferation T lymphocytes and follow by a processengraft (embedded) in the recipient€™s body at a state of immunocompetent. This condition is commonlyexperienced by patients with impaired immunological systems such as cancer patients or autoimmunediseases. Currently, one - the only acceptable method to prevent such complications by way of bloodirradiation. The aim of the study is to determine the irradiation dose and exposure time in reducingthe amount of CD 3+ and CD 4+ which is the cause of the TAGVHD. The results of this study will be arecommendation for action to the irradiation of packed red cell that will be given in immunocompetentpatients in Jakarta Dharmais Cancer Hospital. This study used an experimental research design timeseries with the examination conducted on 54 bags of packed red cell with the storage time was nolonger than one day. The experiments were conducted on the number of CD 3+ and CD 4+ in three doseswith three different time series. We found the significant decline in the number of CD 3+with 3000 cGyirradiation dose and CD 4+ with 2500 dan 3000 cGy irradiation doses in packed red cell irradiation at 3 to5 hours of irradiation time. The 2500 cGy irradiation doses for 5 hours decreased the viability of CD 3+.Keywords: irradiation, Transfusion-Associated Graft-vs-Host Disease (TAGVHD), CD 3+, CD 4+

Metrics

  • 130 views
  • 97 downloads

Journal

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Health Research and Development Media) is an open ac... see more