Kajian Epidemiologis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok)

Oemiati, Ratih
Journal article Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan • June 2013 China • USA • Vietnam

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) sangat kurang dikenal di masyarakat. Di Amerika Serikat pada tahun 1991 diperkirakan terdapat 14 juta orang menderita PPOK, meningkat 41,5% dibandingkan tahun 1982, sedangkan mortalitas menduduki peringkat IV penyebab terbanyak yaitu 18,6 per 100.000 penduduk pada tahun 1991 dan angka kematian ini meningkat 32,9% dari tahun 1979 sampai 1991. WHO menyebutkan PPOK merupakan penyebab kematian keempat didunia yaitu akan menyebabkan kematian pada 2,75 juta orang atau setara dengan 4,8%. Selain itu WHO juga menyebutkan bahwa sekitar 80 juta orang akan menderita PPOK dan 3 juta meninggal karena PPOK pada tahun 2005. Kajian ini bertujuan untuk mengukur prevalensi PPOK, tingkat keparahan, serta untuk mengidentifikasi tipe PPOK, faktor risiko, morbiditas dan mortalitas, dampak PPOK dan biaya pengobatan. Penelitian ini merupakan review PPOK berdasarkan data kepustakaan dan jurnal dengan fokus penulisan PPOK, yang meliputi; gejala, klasifikasi, prevalensi, faktor risiko, morbiditas dan mortalitas, dampak PPOK, pengobatan dan biaya pengobatan PPOK. Berdasarkan kajian tipe PPOK ada dua yaitu bronchitis kronik dan emphysema. Di Asia Tenggara diperkirakan prevalensi PPOK sebesar 6,3% dengan prevalensi tertinggi ada di negara Vietnam (6,7%)dan RRC (6,5%). Faktor risiko antara lain merokok; polusi indoor, outdoor, dan polusi di tempat kerja; genetik; riwayat infeksi saluran napas berulang. Ada 4 indikator tingkat keparahan berdasarkan ATS (American Thoracic Society). Keterbatasan aktivitas pada pasien PPOK, penurunan berat badan, peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler, osteoporosis dan depresi merupakan akibat PPOK.Dibutuhkan sekitar $ 18 miliar biaya langsung dan biaya tidak langsung sekitar $14.1 miliar dalam penanggulangan PPOK di Eropa. Kata Kunci: PPOK, faktor risiko, mortalitas Abstract Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) was unknown diseases. It predicted 14 million COPD€™s patient in 1991 in USA,in the other hand it raised to 41.5% compare with in 1982.Mortality rate have raised up 32.9% from 1979 to 1991. World Health Organization (WHO) assumed that COPD was in fourth ranks of cause of death in the world, would have 2.75 million mortality or equivalence with 4.8%. Otherwise WHO predicted 80 million people had COPD that 3 million among of them would be death in 2005. The aim of this study to measure COPD prevalenced, degree of severity, COPD types, risk factors, morbidity and mortality, impact of COPD and cost of health care in COPD. The data wasexplored of review COPD based on literature and journal that focused on type of COPD, risk factors, prevalence, morbidity and mortality, severe ranks, impact of COPD, medication and cost of PPOK medication.There were two types of COPD, i.e chronic bronchitis and emphysema. It was 6.3 % prevalence of COPD in South East Asian where maximum prevalences were in Vietnam (6.7%) and China (6.5%). The risk factors of COPD were smoking, indoor, outdoor and workplace pollution, genetic (ATT); repeated of infectious respiratory disease history.It was four indicators severe based on ATS (American Thoracic Society) standards. There were many impacts of COPD i.e; disability, decending of weight body, rising up of risk of cardiovascular disesase, osteoporosis and depression. It needed $ 18 billion to cover direct cost and $14.1 billion covered indirect cost, according to cope of COPDin Europe Key words: COPD, risk factors, mortality

Metrics

  • 94 views
  • 285 downloads

Journal

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Health Research and Development Media) is an open ac... see more