Infeksi Schistosoma Japonicum Pada Hospes Reservoir Tikus Di Dataran Tinggi Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah Tahun 2012

Samarang, Samarang • Nurjana, Made Agus
Journal article Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan • September 2013 Indonesia

Abstract

Tikus merupakan salah satu mamalia yang dapat menjadi sumber penularan di daerah endemis schistosomiasis. Telah dilakukan penangkapan tikus dengan perangkap di 22 daerah fokus keong yang tersebar di 6 desa di Dataran Tinggi Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah untuk mengetahui tingkat infeksi Schistosoma japonicum pada tikus. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat infeksi pada tikus sebesar 22,7% (5/22), dimana tingkat infeksi pada Rattus norvegicus lebih tinggi dibandingkan dengan Rattus exulans. Uji statistik dengan Fisher exact menunjukkan bahwa ada hubungan antara spesies tikus dengan infeksi cacing Schistosoma japonicum (P = 0, 039). Pengendalian tikus sangat sulit dilakukan sehingga diperlukan kerja sama lintas sektor antara Kementerian Kesehatan, Pertanian, Kehutanan dan Taman Nasional Lore Lindu. Kata kunci: Schistosoma japonicum, tikus, Dataran Tinggi Napu Abstract Rat is one of the mammals that can be the source of transmission in endemic areas schistosomiasis. Rat collection was done by using trap in 22 foci that spread in 6 villages in Napu Highland, Poso District Central Sulawesi. This study was done to investigate the infection rate of Schistosoma japonicum in rats. The result showed that infection rate of Schistosoma japonicum in rats was 22.7% (5/22). The infection rate in Rattus norvergicus was higher then in Rattus exulans. Fisher exact test showed that there is a relationship between species of rats and schistosomiasis infection (P=0.039). To control rat's population is difficult, therefore to control the disease inter sectoral cooperation Ministry of Health, Agriculture, Foresty, and Lore Lindu National Park is needed. Key words: Schistosoma japonicum, rat, Napu Highland

Metrics

  • 186 views
  • 140 downloads

Journal

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Health Research and Development Media) is an open ac... see more