Penggalakan Pemberian Asi: Manfaat dan Konsekuensinya

Sarwanto, Sarwanto
Journal article Indonesian Bulletin of Health Research • April 1995 Indonesia

Abstract

. Nowadays Indonesia is facing complex health problems including the decline of breast-feeding practice. Actually in the last 20 years, Indonesia has actively promoted breast-feeding. Experiences show the advantages of breast milk and benefits of breast-feeding for both mother and infants. All this makes it necessary for health workers to actively promote breast-feeding. Promoting breast-feeding is designed to decrease infant morbidity and mortality. Rooming in, banning infant formula adverticements in health facilities, and teaching techniques of successful breast-feeding are some of strategies used. Consequently, activate implementation through four working committees can play a dominatrole in the following program activities: (1) Health education, (2) Community services, (3) Regulation, and (4) Research activities.Keywords: breast-feeding; benefit; health promotion. Abstrak. Indonesia sedang dihadapkan pada masalah kesehatan yang sulit termasuk antara lain menurunnya kebiasaan menyusui. Sebenarnya selama 20 tahun terakhir Indonesia secara aktif telah melakukan penggalakan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Pengalaman menunjukkan keuntungan ASI dan manfaat pemberian ASI untuk ibu dan bayi. Hal tersebut memaksa petugas kesehatan menggalakkan pemberian ASI secara aktif.Penggalakan pemberian ASI bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Rawat gabung, melarang iklan susu formula difasilitas kesehatan, dan penyuluhan tehnik keberhasilan menyusui, merupakan beberapa strategi yang patut digunakan. Konsekuensinya, dalam pelaksanaan kegiatan ini diperlukan peran dari 4 bidang kerja yaitu: (1) Bidang penyuluhan, (2) Bidang pelayanan masyarakat, (3) Bidang peraturan, dan (4) Bidang penelitian.

Metrics

  • 222 views
  • 113 downloads

Journal

Indonesian Bulletin of Health Research

Buletin Penelitian Kesehatan (Indonesian Bulletin of Health Research) is a quarterly, open access... see more