Dampak Nyeri Pinggang terhadap Kehadiran Kerja Paramedis di Tiga Rumah Sakit di Jakarta

Tana, Lusianawaty • Ghani, Lannywati
Journal article Buletin Penelitian Sistem Kesehatan • April 2013 Indonesia

Abstract

Latar belakang: Nyeri pinggang adalah nyeri pada pinggang yang dapat menimbulkan keterbatasan gerak sementara maupun menetap, dapat menyebabkan seseorang tidak dapat bekerja dan memerlukan pengobatan. Penelitian bertujuan menganalisis dampak nyeri pinggang terhadap kehadiran kerja paramedis pada 3 rumah sakit di Jakarta. Metode: Desain penelitian potong lintang, dengan sampel paramedis pada 3 rumah sakit di Jakarta yang mengalami nyeri pinggang dalam1 tahun terakhir, berusia 20–45 tahun, dan minimal masa kerja 1 tahun. Sampel yang memenuhi kriteria 109 orang. Hasil: Nyeri pinggang yang terjadi pertama kali di tempat kerja 2 kali lebih tinggi dibandingkan yang terjadi di luar tempat kerja. Dari 109 orang, 16,5% mengambil cuti sakit pada saat pertama nyeri pinggang, dengan lama cuti sakit tertinggi berturut turut 1–3 hari dan 7–14 hari. Sebagian besar mengalami kekambuhan lebih dari 1 kali dalam setahun. Cuti sakit akibat nyeri pinggang berhubungan bermakna dengan skala nyeri. Cuti sakit lebih tinggi pada skala nyeri 6–10 dibandingkan skala 1–5 (p = 0,006 OR 4,5 95% CI 1,5–13,2). Kesimpulan: nyeri pinggang dapat mengalami kekambuhan dan berdampak pada kehadiran kerja paramedis di rumah sakit.

Metrics

  • 18 views
  • 6 downloads

Journal

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health Systems Research) is an open access, peer... see more