Accelaration of Jamkesda (Regional Health Security) Participation and Jamkesda Member Visit Based on Age Group Phenomenon in Nganjuk Regency PHC, Year 2012

Oktarina, Oktarina • Sugiharto, Mugeni
Journal article Buletin Penelitian Sistem Kesehatan • July 2014 Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Jamkesda merupakan kebijakan pemerintah pro rakyat miskin untuk memenuhi hak kesehatan mereka sesuai amanat undang-undang. Dinkes Kabupaten Nganjuk melaksanakan sosialisasi dengan melibatkan seluruh kekuatan lokal di masyarakat, hingga pada Tahun 2012 terjadi peningkatan kepesertaan Jamkesda mencapai tertinggi di Jawa Timur. Tujuan:Penelitian ini adalah untuk mengetahui akselerasi kepesertaan Jamkesda dan fenomena kunjungan peserta Jamkesda menurut kelompok umur di Kabupaten Nganjuk. Tahun 2012. Metode: Penelitian Diskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah Instansi pemerintah Kabupaten Nganjuk, dengan sampel adalah seluruh Instansi pengelola Jamkesda. Unit analisis adalah institusi. Responden adalah pejabat yang mengelola Jamkesda. Hasil:Jamkesda di Kabupaten Nganjuk terintegrasi pada tugas pokok Subbid Seksi Pelayanan Khusus dan Pembiayaan Kesehatan. Pada tahun 2012 mencapai kepesertaan Jamkesda tertinggi se Jawa Timur. Penguatan sosialisasi berupa social support dan advocacy serta penggunaan media bertujuan untuk mempercepat tercapainya local health coverage dan sekaligus untuk menghilangkan penggunaan Surat Keterangan Miskin untuk berobat. Fenomena kunjungan berobat bervariasi jumlahnya tiap kecamatan, tertinggi adalah Kecamatan Nganjuk (11,18%). Perempuan (56,01%) berobat di puskesmas lebih tinggi dari laki-laki (43,99%), khususnya umur 15€“< 54 tahun, penyakit terbanyak adalah hipertensi. Kesimpulan: Akselerasi kepesertaan melalui strategi sosialisasi social support dan advocacy mampu memperoleh dukungan kekuatan lokal masyarakat baik formal maupun non formal untuk keberhasilan. Kunjungan berobat ke puskesmas tertinggi adalah kecamatan Nganjuk, oleh perempuan dengan jenis penyakit terbanyak adalah hipertensi. Saran:Strategi sosialisasi social support dan advocy dapat diterapkan di tempat lain dengan situasi dan kondisi yang mirip. Kata kunci:Jamkesda. Sosialisasi, Social Support, AdvocacyABSTRACTBackground:Introduction: Jamkesda is pro- poor government policy to fulfill their health care right base on mandate of law. Departemen of Health in Nganjuk Regency run socialization by involving all local power Hence, in 2012 Jamkesda participation would reach highest in East Java. Purpose:This resaerch aimed to identify Jamkesda participation acceleration and Jamkesda member visit based on age group phenomenon in Nganjuk Regency year 2012. Method:Descriptive research with cross sectional design. Population was Nganjuk Regency government Agency with all Jamkesda managing agencies as sample. Analysis unit was institution. Respondents were officials who managed Jamkesda.Result:Jamkesda in Nganjuk Regency was integrate to Sub Divison of Special Service an Health Costing primary task. In 2012 it showed highest Jamkesda participation in East Java. Socialization strengthening in form of social support and advocacy and media use to accelerate local health coverage and to erase Poor Notification Letter to have medication. Medication visit phenomenon was varied in number in every district, the highest was Nganjuk District (11.18%). Women (56.1%) who took medication in PHC was higher than men (43,99%) particularly those at 15€“< 54 years old age group. The commonest disease was hypertension. Conclusion: Participation acceleration through social support and advocacy strategy is able to obtain local public support both formal and non formal for its success. Highest medication visit to PHC was Nganjuk district by women with hypertension as commonest disease they complained. Suggestion:Social support and advocacy socialization strategy can be implemented in other places with similar situation and condition Key words: Jamkesda, Socialization, Social Support, Advocacy

Metrics

  • 208 views
  • 127 downloads

Journal

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health Systems Research) is an open access, peer... see more