Optimalisasi Fiskal Bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Peran Belanja Operasional dan Belanja Modal dalam APBD

Elizabeth Karlinda • Boedi Rheza • Mohammed Iqbal Damanik • Tities Eka Agustine • Margaretha N. Sianturi

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen kebijakan fiskal yang utama bagi pemerintah daerah. Meski bervariasi bobot perannya di tiap daerah menurut tingkat perkembangan ekonomi dan kemajuan masing-masing, secara umum APBD menjadi sumber bagi pembiayaan layanan publik dan stimulans bergeraknya ekonomi. Dalam situasi ekonomi yang lesu dan mengalami perlambatan, APBD menjadi modalitas sektor publik untuk berkontribusi bagi pemulihan ekonomi secara berkelanjutan. APBD, sebagai suatu produk kebijakan, mencerminkan politik anggaraan suatu daerah. Dari sana mengalir rumusan terkait arah pembangunan dan skala prioritas yang pada gilirannya diturunkan pada level program dan kegiatan pada suatu kurun tahun fiskal. Secara normatif, penetapan prioritas-prioritas tersebut diambil dalam kerangka kepentingan berjalannya penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatnya kualitas hidup/kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, daerah harus memastikan anggaran tersebut benar-benar digunakan untuk program dan kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Metrics

  • 189 views
  • 95 downloads

Publisher

Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah

Founded in 2001, KPPOD is a Jakarta based research organisation that examines Central and Regiona... see more

Funders

Knowledge Sector Initiative

DFAT | AusAID