Analisis Peramalan Kebutuhan Energi Listrik Provinsi Sumatera Utara Menggunakan Metode Peramalan Kuantitatif Sektoral

Syafriwel Syafriwel • Ali Hanafiah Rambe • Dadan Ramdan
Journal article Teknovasi • April 2016 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 15 pages)

Abstract

Seiring waktu kebutuhan dan permintaan listrik oleh masyarakat terus mengalami peningkatan. Agar persediaan listrik dapat tercukupi dan terhindar dari defisit energi maka perlu dilakukan suatu perencanaan. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah melakukan peramalan kebutuhan energi listrik yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Dalam peramalan penelitian ini telah dilakukan peramalan beberapa tahun kedepan dengan data aktual yang sudah terjadi untuk melihat keakuratan metode peramalan yang digunakan. Hasil dari peramalan telah dibandingkan dengan data aktual yang dicatat PLN. Data yang digunakan adalah data historis berupa data pelanggan, daya tersambung, Kebutuhan energi dan rasio elektrifikasi tahun 2007 sampai tahun 2014. Data historis tahun 2007 sampai tahun 2012 digunakan sebagai data untuk melakukan peramalan kebutuhan energi listrik pada tahun 2013 dan 2014. Data aktual tahun 2013 dan 2014 dibandingkan dengan data hasil peramalan tahun 2013 dan 2014. Selanjutnya data hasil peramalan tahun 2013 dan 2014 juga dibandingkan dengan data Proyeksi RUPTL PLN. Berdasarkan hasil dari peramalan untuk tahun 2013 dan 2014 dapat diketahui error jumlah pelanggan 0,04% dan 1,91%, Daya tersambung 3,44% dan 2.3%, dan kebutuhan energi 5,31% dan 7,71%. Jika dibandingkan dengan proyeksi dari RUPTL, hasil peramalan penelitian diperoleh hasil yang lebih baik karena error lebih kecil dibandingkan dengan RUPTL untuk tahun 2013 dari 6,41% sampai 13,2% sedangkan tahun 2014 mencapai error 10% sampai 17,55%. Dikarenakan hasil peramalan penelitian lebih mendekati data aktual maka dengan cara yang sama dapat direkomendasikan peramalan energi untuk 10 tahun kedepan.

Metrics

  • 186 views
  • 531 downloads

Journal

Teknovasi

Teknovasi was first published in April 2014, and is managed by LPPM Polytechnic in Medan. This jo... see more