Peningkatan Daya Hasil Galur Mutan Kacang Tanah melalui Pemupukan Kalsium di Lahan Kering Pulau Lombok

A. Farid Farid Hemon
Journal article Buletin Palawija • 2017

Abstract

Masalah cekaman kekeringan merupakan faktor pembatas utama pada USAhatani kacang tanah di lahan kering. Upaya untuk mengatasi cekaman kekeringan pada USAhatani kacang tanah adalah penggunaan kultivar toleran kekeringan dan penerapan pemupukan kalsium. Penenlitian ini telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh pupuk kalsium terhadap daya hasil galur mutan kacang tanah di lahan kering. Percobaan diawali dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap di rumah kaca. Percobaan di lapangan dilakukan di lahan kering petani dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang ingin diketahui adalah menguji sumber kalsium dan dosis kalsium di rumah kaca terhadap pertumbuhan tanaman. Perlakuan di lapangan yang ingin diuji adalah pengaruh penggunaaan Gypsum pada galur mutan kacang tanah (G300-II dan G 200-I), dan varietas Singa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jenis kalsium Gypsum dengan dosis 300 kg per hektar mampu meningkatkan berat polong kering galur G200-I yaitu 1751,5 g/6 m2 atau 2,92 ton/Ha di lahan kering. Pemberian kalsium Gypsum mampu meningkatkan kadar Ca jaringan tanaman.Drought stress is one of problem to peanut cultivation in dry land. Effort to reduce drought stress is using drought tolerant peanut cultivar and application of calsium fertilizer (Gypsum). The experiment had been done to know effect of calsium fertilizer application (Gypsum) to yield potential of peanut mutan line in dry land. The experiment was initiated with using completely randomize design in glass house experiment. Experiment in dry land was done with used block randomize design. The treatments were done to know calsium source and dose of calsium to growth of peanut line in glass house. Treatments in dry land were to know the effect of Gypsum to growth of peanut mutan line (G300-II and G 200-I, and Singa cultivar). Result of experiment showed that using of Gypsum with 300 kg per hectar could increase dry pod weight until 1751.5 g/6 m2 or 2.92 ton/Ha. Application of calsium Gypsum fertilizer could increase tissue calsium content.

Metrics

  • 16 views
  • 0 downloads

Journal

Buletin Palawija

Buletin Palawija merupakan publikasi yang semula hanya memuat makalah review (tinjauan) hasil pen... see more