Tungau Merah (Tetranychus Urticae Koch) pada Tanaman Ubikayu dan Cara Pengendaliannya

Pramudianto1) Pramudianto1) • Kurnia Paramita Sari2
Journal article Buletin Palawija • 2016

Abstract

Produktivitas tanaman pangan sangat rentan terhadap Perubahan iklim, termasuk tanaman ubikayu yang produktivitasnya sangat ditentukan oleh fluktuasi suhu dan curah hujan. Dampak Perubahan iklim pada tanaman ubikayu adalah cekaman kekeringan dan serangan hama tungau merah Tetranychus urticae Koch. Hama ini pada kondisi kering perlu diwaspadai karena banyak menyerang tanaman ubikayu. Selain itu hama tungau bersifat polifag, sehingga peluang kejadian di lapang pada kondisi kekeringan sangat besar. Pada musim kering dan pada cuaca panas, tungau merah mampu berkembang dengan cepat. Penyebaran tungau merah secara cepat melalui bantuan angin dan aktivitas manusia. Serangan yang parah dapat menyebabkan pembentukan daun dan ruas batang terhambat, serta menurunkan produksi ubikayu. Selain itu, akibat serangan berat tungau merah dapat menurunkan kuantitas dan kualitas bahan tanam (stek). Serangan tungau merah dapat menyebabkan kehilangan hasil ubikayu 60–90%, dan pada tingkat serangan yang parah dapat menyebabkan kematian tanaman ubikayu. Pengendalian tungau merah pada tanaman ubikayu dapat dilakukan melalui kultur teknis, biologis, dan kimia. Pengendalian secara kultur teknis dilakukan melalui penanaman varietas tahan, pemupukan, dan pengairan. Pengendalian secara biologis dilakukan dengan mengandalkan musuh alami (predator) antara lain: genus Amblyseius, Metaseiulus, Phytoseiulus, Stethorus, dan Orius. Pengendalian secara kimiawi dilakukan dengan aplikasi insektisida. Penanaman varietas unggul ubikayu yang toleran tungau merah dapat meminimalisir dampak serangan hama tungau merah.

Metrics

  • 72 views
  • 0 downloads

Journal

Buletin Palawija

Buletin Palawija merupakan publikasi yang semula hanya memuat makalah review (tinjauan) hasil pen... see more