Metrics

  • visibility 295 views
  • get_app 782 downloads

Gusjigang; Karakter Kemandirian Masyarakat Kudus Menghadapi Industrialisasi

M. Ihsan
Published 2017

Abstract

Data antropologi, demografi dan perilaku ekonomi masyarakat kudus menunjukkan bahwa masyarakat Kudus adalah komunitas yang bercirikan sosial santri-muslim yang bertumpu pada bidang USAha industripengolahan (62,72 %) dan perdagangan (24,12 %). Perilaku tersebut dibangun di atas fondasi tradisilokal Gusjigang. Hubungan antara basis tradisi(local value) dan potensi masyarakatnya (local asset)dengan pelaksanaan industrialisasi seringkali dengandifferensiasi structural yang patut dicermati secaraserius, terutama ketika hal tersebut berada dalamcengkeraman globalisasi. Intensitas dan cakupan globalisasi ternyata menyentuh hampir seluruh sendi kehidupan. Tidak hanya bidang ekonomi,bisnis, budaya, politik, ideologi, melainkan juga telahmenjamah ke tataran systems, processes, actors, dan events. Tulisan ini menyajikan data bahwa tradisiGusjigang mampu dipertahankan dengan baik,sehingga industrialiasasi di Kabupaten Kudus bisadijadikan model yang relevan sesuai dengan potensidan karakter masyarakatnya. Selain itu gusjigangsebagai nilai-nilai kearifan lokal dapat dijadikan sebuahpijakan untuk pengembangan sebuah pembelajaranyang lebih berkarakter. Kebermaknaan pembelajarandengan lingkup kearifan lokal akan menampilkansebuah dimensi pembelajaran yang selain memacukeilmuan seseorang, juga sekaligus bisa mendinamisasikeilmuan tersebut menjadi kontekstual dan ramahbudaya daerah.

Full text

 

Metrics

  • visibility 295 views
  • get_app 782 downloads