Perancangan Sistem Pendukung Keputusan dalam Penentuan Jenis Tanaman Palawija Berdasar Kandungan Zat Lahan Guna Meningkatkan Produktivitas Lahan (Studi Kasus di Kabupaten Gunungkidul)

Yuliani Indrianingsih
Journal article Angkasa • 2016 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki produktivitas lahan, agar lahan dapat ditanami jenis palawija yang tepat berdasar kandungan zat lahan itu. Banyaknya masyarakat petani yang masih menggunakan pembelajaran secara otodidak dan pengalaman secara turun temurun dalam penentuan jenis tanaman palawija yang ditanam mereka, menyebabkan hasil panen yang tidak maksimal. Sehingga dibutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu para petani untuk menentukan jenis tanaman palawija yang cocok berdasarkan kandungan zat atau unsur hara lahan yang akan diolah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Paliyan, Saptosari dan Panggang di Kabupaten Gunungkidul untuk pengambilan data di lapangan, dan di instansi Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta yaitu di Laboratorium Komputasi untuk pengolahan datanya. Hasil dari pengambilan data di lapangan tersebut dapat menjadi tolak ukur bagi para pengambil keputusan petani untuk menentukan jenis tanaman palawija yang akan ditanam berdasarkan kriteria unsur hara lahan. Kriteria yang menjadi tolak ukur penentuan jenis tanaman palawija adalah Kapasitas Tukar Kation atau KTK, Kejenuhan Basa, O, Ca, C/N, Kalium, Magnesium, Carbon, Natrium, dan Calsium. Penentuan tingkat kepentingan masing-masing kriteria dan untuk menghitung nilai kesesuain jenis tanaman palawija berdasarkan masing-masing kriteria tersebut menggunakan metode ELECTRE. Berdasarkan teori yang ada dan kesesuaian data yang di lapangan, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa metode ELECTRE dapat diimplementasikan dengan baik sebagai sistem pendukung keputusan yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan penentuan jenis tanaman palawija yang akan ditanam guna meningkatkan produktivitas lahan. Hasil perhitungan manual maupun implementasi sistem menunjukkan Kecamatan Paliyan cocok ditanamai kedelai, Kecamatan Saptosari dan Panggang cocok ditanami jagung, karena struktur tanahnya sama. Dengan sistem yang dibangun ini, peran user yaitu petugas penyuluh pertanian dapat mengarahkan para petani untuk memilih jenis tanaman palawija yang sesuai dengan kandungan zat lahan, sehingga produktivitas lahan meningkat. Diharapkan, kedepannya hasil pertanian maksimal, sehingga nilai ekonomi dan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Gunungkidul akan lebih baik dari sebelumnya.

Metrics

  • 98 views
  • 561 downloads

Journal

Angkasa

Angkasa is a scientific journal in the field of technology published by the Center for Research a... see more