Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berdiskusi

Fitria Cahyaningrum • Andayani Andayani • Budhi Setiawan
Journal article Madah • 2018

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Kegiatan diskusi dapat menjadi upaya dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui pengungkapan gagasan, ide, dan pendapat tentang suatu masalah. Namun, kadang masih muncul penggunaan bahasa yang kurang santun saat siswa menyampaikan pendapatnya. Diperlukan cara berdiskusi yang santun dengan diksi yang tepat saat berinteraksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa siswa dalam diskusi kelas dan ciri penanda lingualnya. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa tuturan siswa dalam diskusi kelas. Teknik pengumpulan data melalui teknik perekaman dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC). Teknik analisis data menggunakan model interaktif berupa pengumpulan data, reduksi data, analisis data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pematuhan maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kesederhanaan, maksim penghargaan, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Adapun ciri penanda kesantunan linguistik berupa kata “silakan”, “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “mari”.

Metrics

  • 156 views
  • 341 downloads

Journal

Madah

Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra is published by Balai Bahasa Riau. The journal publishes original... see more