Kajian Yuridis Mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan terhadap Undang-Undang No. 40 Tahun 2007

Hr Adianto Mardijono • Vivi Handayani
Journal article Mimbar Keadilan • June 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Tidak dapat dipungkiri apabila sektor industri yang berkembang telah menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Namun ekploitasi sumber-sumber daya alam oleh sektor industri seringkali menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan (misalnya kasus Lumpur Lapindo, adanya pencemaran yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat setempat). Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas diatur secara khusus adalah adanya aturan mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) secara konsisten dalam jangka waktu panjang akan menimbulkan rasa penerimaan akan kehadiran Perusahaan keberlanjutan Perusahaan dan juga Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memperhatikan dimensi sosial dan lingkungan hidup. Kondisi seperti inilah yang nantinya akan dapat memberikan keuntungan ekonomi bisnis bagi Perusahaan yang bersangkutan serta masyarakat setempat. Penulisan ini bermaksud memperlihatkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebgai suatu kewajiban (mandatory) yang harus diatur dalam sebuah regulasi atau merupakan kegiatan sukarela (voluntary) berdasarkan nilai moral dalam dalam etika bisnis.

Metrics

  • 107 views
  • 552 downloads

Journal

Mimbar Keadilan

Mimbar Keadilan is a biannual law review that is published by Universitas 17 Agustus 1945 Surabay... see more