Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Asam Urat pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015

Nurhamidah Nurhamidah • Selpi Nofiani
Journal article Jurnal Kesehatan Perintis • December 2015 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 13 pages)

Abstract

Asam urat merupakan hasil metabolisme normal dari pencernaan protein atau dari penguraian senyawa purin yang seharusnya akan dibuang melalui ginjal,feses, atau keringat. Dari data Riskesdas 2013, prevalensi penyakit sendi di Sumatera Barat berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan 12.7% dan berdasarkan diagnosis dangejala 21.8%. Penyakit asam urat ini lebih cenderung menyerang laki-laki meskipun bisa juga menyerang wanita yang telah mengalami menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asam urat pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015. Jenis penelitian ini observasional dengan pendekatan studi analitik desain Cross sectional Study. Penelitian ini dilakukan pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi dengan jumlah populasi 605 orang dan sampel 40 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accidental Sampling. Data primer dikumpulkan dengan wawancara langsung terhadap responden menggunakan kuesioner dan formulir FFQ. Data sekunder diambil dari hasil pemeriksaan kadar asam urat, data pasien rawat jalan yang telah melakukan pemeriksaan asam urat, gambaran umum, dan geografis. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan ujikorelasi. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 57.5% responden menderita asam urat, 55.0% responden dengan asupan purin tinggi, 82.5% dengan asupan vitamin C rendah,62.5% dengan asupan cairan tinggi,62.5% dengan tekanan darah normal, 60.0% dengan aktivitas fisik sedang, dan 52.5% dengan status gizi baik. Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan bermakna antara asupan vitamin C, cairan, tekanan darah, aktifitas fisik, dan ststus gizi dengan kejadian asam urat (p>0.05) dan ada hubungan bermakna antara asupan purin dengan kejadian asam urat (p<0.05). Kesimpulannya adalah asupan purin berhubungan dengan kejadian asam urat, sedangkan asupan vitamin C, cairan, tekanan darah, aktifitas fisik dan status gizi tidak berhubungan dengan kejadiaan asam urat pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi.

Metrics

  • 273 views
  • 4882 downloads

Journal

Jurnal Kesehatan Perintis

Jurnal Kesehatan Perintis is a journal that is published twice a year by LPPM STIKEs Perintis Sum... see more