ISTIHSAN (Telaah Sosio-Kultural Pemikiran Imam Hanafi)

Yusno Abdullah Otta
Journal article Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah • 2009

Download full text
(Bahasa Indonesia, 14 pages)

Abstract

Abu Hanifah dikenal dikalangan ulama sebagai Imam kaum rasionalis, karena lebih banyak menggunakan ijtihad berdasarkan rasio dalam menetapkan suatu hukum. Kenyataan ini adalah karena faktor ekstern dan intern yang dialami dan dijalaninya. Beliau adalah Imam al-A'zham dan Imam kaum rasionalis dengan ide-ide dan fatwa-fatwa yang mengedapankan rasio dalam ijtihad untuk mengistinbath hukum dari nash, hadis dan qaul shahabah. Dan dikenal sangat berhati-hati dan menyeleksi dengan ketat dalam menerima hadis yang belum terkenal, walaupun hadis tersebut masuk dalam katagori shahih. Ini karena letak geografi antara Hijaz, tempat turunnya wahyu dan tumbuhnya hadis, serta tinggalnya para muhaddisin, sangat jauh dari Kufah, kota kelahiran Abu Hanifah.

Metrics

  • 80 views
  • 678 downloads

Journal

Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah

Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah is a Scientific and Media Journal of Communication between Islamic Scien... see more