Permainan Tradisional sebagai Media Pengembangan Kemampuan Sosial Anak

Rina Wijayanti
Journal article Cakrawala Dini • May 2014

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

Periode emas pada masa anak-anak di awali ketika anak memasuki usia 0-5 tahun. Pada fase ini kemampuan anak berkembang dengan pesat sebagai dasar perkembangan tahap berikutnya. Dunia bermain adalah dunia anak. bermain sebagai media stimulasi bagi aspek perkembangan fisik, emosi, sosial, bahasa dan budaya. Permainan tradisional menyediakan kesempatan bagi anak untuk memunculkan potensi dan menstimulasi berkembangnya kemampuan anak. permainan tradisional memiliki karakteristik menggunakan fasilitas di lingkungan tanpa harus membeli, melibatkan banyak anak, dan permainannya memiliki aturan. Dengan karakter permainan tradisional bisa dijadikan media pengembangan kemampuan sosial anak. Dalam permainan tradisional anak akan mengembangkan kemampuan dalam kerja sama, mampu menyesuaikan diri, saling berinteraksi secara positif, mampu mengontrol diri, mampu mengembangkan sikap empati pada teman, memiliki kemampuan dalam menaati peraturan, serta mampu menghargai orang lain. Dengan banyak terlibat dalam permainan tradisional akan mengembangkan kemampuan anak dalam bersosialisasi.

Metrics

  • 88 views
  • 455 downloads

Journal

Cakrawala Dini

Cakrawala Dini is a peer-reviewed scientific journal that publishes research relating to early ch... see more