Mewujudkan Anak Usia Dini yang Cerdas dalam Memasuki Pendidikan Sekolah Dasar Sembilan Tahun

M. Arifin, Robandi Roni
Journal article Eduhumaniora • January 2010

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

Prinsip – prinsip dasar Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Berorientasi pada kebutuhan anak. Kegiatan belajar harus selalu ditujukan pada pemenuhan kebutuhan dan perkembangan masing – masing anak sebagai individu. Kegiatan belajar dilakukan melalui pendekatan bermain yang menyenakan dan dapat merangsang anak untuk mengeksplorasi dengan menggunkan benda – benda di sekitarnya. Merangsang munculnya kreativitas dan inovasi sehngga anak dapat belajar serius dan konsentrasi. Menyediakan lingkungan yang menarik dan mendukung proses belajar anak. Mengembangkam life skill anak yang diarahkan untuk membantu anak menjadi mandiri, disiplin, mampu bersosialisasi dan memiliki keterampilan dasar. Menggunakan berbagai sumber dan media belajar yang ada di lingkungan sekitar. Dilaksanakan secara bertahap dengan mengacu pada prinsip – prinsip perkembangan anak. Rancangan pendidikan mencakup semua aspek perkembangan. Pendidikan bagi anak usia dini makin disadari sebagai upaya untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia, hanya saja berbagai hambatan masih ditemukan, terutama yang menyangkut peran serta masyarakat (orang tua yang memiliki anak usia dini di desa Haurgombong) belum menyadari sepenuhnya tentang pendidikan usia dini, serta belum terpikirkan akibat yang akan dialami anak tersebut dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya karena kurang maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap anak tersebut. Ada beberapa factor yang menjadikan penyebab masih rendahnya kesadaran masyarakat, antara lain karena ketidaktahuan, kemiskinan, pendidikan yang rendah, dan budaya setempat.

Metrics

  • 77 views
  • 427 downloads

Journal

Eduhumaniora

Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes articles relating to elementary... see more