Perbedaan Proporsi Dedak dalam Media Tanam terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Florida)

Abdul Rochman
Journal article Agribis • 2015

Abstract

Jamur tiram putih adalah salah satu jenis jamur kayu yang banyak di konsumsioleh masyarakat dengan gizi yang baik, di dalamnya terkandung 9 asam amino esensialdengan kadar protein 19-35%. Pertumbuhan dan perkembangan jamur sangat tergantungpada nutrisi yang tersedia pada media tanam. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut,pada media tanam ditambahkan dedak sebagai sumber nutrisi. Dalam memenuhikebutuhan dedak tersebut, petani mendapatkan kendala dari harga yang semakin mahal.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedakterhadap pertumbuhan jamur dan menganalisa tingkat keuntungan USAha tani jamur tiram.Dengan hipotesis bahwa proporsi dedak berpengaruh terhadap pertumbuhan danperkembangan jamur tiram putih (Pleurotus florida ).Penelitian ini akan dilaksanakan di Dusun Tenggar Desa Samar Kec. PagerwojoKabupaten Tulungagung. Penelitian akan dimulai pada bulan Juni sampai dengan bulanJuli 2010.Analisis data menggunakan analisis (uji F) uji taraf 5 % apabila terjadi beda nyataantar perlakuan dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5 %.Dari hasil pengamatan berat segar, diperoleh hasil perlakuan dengan berat palingtinggi pada panen pertama adalah perlakuan P5 (20 serbuk kayu : 3 dedak : 2 tepungtongkol jagung) dengan berat badan buah 114,04 gram. Sedangkan pada panen keduaperlakuan dengan berat tertinggi adalah perlakuan P4 (20 serbuk kayu : 2 dedak : 2 tepungtongkol jagung) dengan berat badan buah 108.13 gram. Pada panen pertama dan keduaperlakuan P2 (20 serbuk kayu : 0 dedak : 2 tepung tongkol jagung) menghasilkan beratbadan buah yang paling sedikit yaitu 79,375 gram dan 66,94 gram. Pengurangan proporsidedak tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap diameter badan buah pada jamur.

Metrics

  • 313 views
  • 1253 downloads

Journal

Agribis

Jurnal Agribis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Tulungagung. Jurnal ini menerima ... see more